Thursday, 5 Jumadil Akhir 1441 / 30 January 2020

Thursday, 5 Jumadil Akhir 1441 / 30 January 2020

IABIE: Perlu Rancang Postur Guru Nasional yang Ideal

Selasa 14 Jan 2020 12:00 WIB

Rep: Inas Widyanuratikah/ Red: Esthi Maharani

Seorang guru pegawai negeri sipil (PNS) mengajar di Sekolah

Seorang guru pegawai negeri sipil (PNS) mengajar di Sekolah

Foto: Abdan Syakura
Jika guru tertangani, 75 persen masalah pendidikan selesai

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ikatan Alumni Program Habibie (IABIE) berpendapat permasalahan guru menjadi problematika pendidikan terbesar. Apabila masalah guru tertangani dengan baik maka 75 persen masalah pendidikan di Indonesia teratasi.

"Yang dibutuhkan Indonesia saat ini adalah guru yang kreatif, cerdas, inovatif, bekerja berdasarkan panggilan jiwa, sehingga pikiran dan hatinya akan tergerak," kata Ketua Umum IABIE, Bimo Sasongko, Senin (13/1).

IABIE berpendapat, tahun 2020 sebaiknya dijadikan kesempatan untuk merancang postur guru nasional yang ideal. Gagasan guru penggerak yang dikeluarkan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim haruslah dijadikan hal serius.

Ia mengatakan, postur guru nasional yang jumlahnya sekitar tiga juta merupakan elemen bangsa yang sangat penting. Khususnya dalam visi misi pemerintah untuk meningkatkan kualitas SDM.

Sekolah, kata dia, perlu meningkatkan metode pembelajaran pengelolaan manajemen sekolah baik negeri maupun swasta. Keberhasilan pembelajaran sangat tergantung pada faktor guru.

"Untuk membentuk guru yang ideal dibutuhkan wahana dan kesempatan bagi guru untuk mengikuti perkembangan global," kata Bimo.

Kesempatan harus diberikan kepada guru untuk mengikuti pendidikan lanjutan ke luar negeri. "Atau mengikuti event tentang perkembangan metode pendidikan global dan teknologi yang relevan," kata dia lagi. 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA