Sunday, 8 Rabiul Awwal 1442 / 25 October 2020

Sunday, 8 Rabiul Awwal 1442 / 25 October 2020

3.000 Orang Terpaksa Hidup tanpa Listrik di New Jersey

Senin 13 Jan 2020 23:20 WIB

Red: Nora Azizah

Kebakaran besar menghanguskan banyak bangunan di Bound Brook, New Jersey, Amerika Serikat (AS), Ahad (12/1) malam (Ilustrasi Kebakaran)

Kebakaran besar menghanguskan banyak bangunan di Bound Brook, New Jersey, Amerika Serikat (AS), Ahad (12/1) malam (Ilustrasi Kebakaran)

Foto: Antara
Listrik terputus akibat dari kebakaran besar yang melanda New Jersey.

REPUBLIKA.CO.ID, NEW JERSEY -- Kebakaran besar menghanguskan banyak bangunan di Bound Brook, New Jersey, Amerika Serikat (AS), Ahad (12/1) malam. Kebakaran tersebut menyebabkan lebih dari 100 penduduk dievakuasi, dan sekitar 3.000 orang terpaksa hidup tanpa listrik.

Menurut New York Times, Senin (13/1), tidak ada laporan kematian atau korban jiwa dalam kebakaran itu. Diketahui, api dimulai di sebuah gedung dan kemudian menyebar ke sebuah kompleks perumahan yang sedang dibangun.

Api mulanya melahap sebuah toko dan sedikitnya dua rumah. Kebakaran juga menyebabkan layanan kereta Transit NJ dihentikan di daerah sepanjang Raritan Valley Line.

"Stasiun Bound Brook Rail akan ditutup sepanjang hari layanan, Senin, 13 Januari. Layanan Raritan Valley Line tetap ditangguhkan antara Bridgewater dan Dunellen karena kebakaran pada struktur 6-alarm di dekat rel Transit NJ di Bound Brook," bunyi pernyataan pihak perusahaan kereta.

Polisi setempat menggambarkan kebakaran itu sebagai "bencana". Pasalnya, api menjalar cukup cepat dan mengakibatkan listrik padam.

"Ini adalah api bencana yang sangat sulit untuk ditahan dan memiliki potensi untuk menyebar ke semua bangunan terdekat," kata Departemen Kepolisian Bound Brook di Facebook.

Baca Juga

Hingga saat ini, penyebab kebakaran belum diketahui. Pihak kepolisian masih menyelidiki kasus tersebut.

sumber : Reuters
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA