Wednesday, 26 Rabiul Akhir 1443 / 01 December 2021

Wednesday, 26 Rabiul Akhir 1443 / 01 December 2021

Temui Wapres, IHLC: Jakarta akan Ada Hotel Bintang 7 Syariah

Senin 13 Jan 2020 23:00 WIB

Rep: Fauziah Mursid/ Red: Gita Amanda

Ketua Indonesia Halal Lifestyle Center (IHLC) Sapta Nirwandar dan jajaran pengurus lainnya usai menemui Wakil Presiden KH Maruf Amin. Sapta Nirwan menyampaikan Jakarta akan segera memiliki hotel ramah Muslim bintang 7.

Ketua Indonesia Halal Lifestyle Center (IHLC) Sapta Nirwandar dan jajaran pengurus lainnya usai menemui Wakil Presiden KH Maruf Amin. Sapta Nirwan menyampaikan Jakarta akan segera memiliki hotel ramah Muslim bintang 7.

Foto: Republika/Fauziah Mursid
Tujuannya untuk menangkap potensi pasar wisatawan halal kalangan menengah atas.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Jajaran Pengurus Indonesia Halal Lifestyle Center (IHLC) melaporkan kemajuan industri halal dan wisata halal di Indonesia kepada Wakil Presiden KH Maruf Amin, Senin (13/1). Dalam laporannya, IHLC menyebut akan ada hotel bintang tujuh di Jakarta yang ramah kepada wisatawan Muslim atau Muslim friendly hotel.

"Kita akan punya dalam waktu dekat, akan punya di Jakarta hotel berbintang tujuh, supaya kita juga bisa punya wisawatan mancanegara yang Muslim untuk menginap, untuk konferensi, untuk apa-apa disana," ujar Ketua Indonesia Halal Lifestyle Center (HLC) Sapta Nirwandar di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, Senin (13/1).

Sapta mengatakan, jika selama ini hotel ramah untuk Muslim di Indonesia hanya ada di taraf hotel dengan standar di bawah hotel bintang empat, kini akan ada hotel mewah yang akan bertransformasi ke Muslim friendly.

Menurut Sapta, tujuannya untuk menangkap potensi pasar wisatawan halal di kalangan menengah atas semakin besar. Sebab, Indonesia saat ini dinilai belum bisa menyediakan hotel-hotel mewah dengan konsep wisata halal.

"Lompatan ini sangat tinggi. Biasanya (hotel halal) bintang empat, bintang tiga, kecil-kecil. Kalau kita ingin besaing dengan hotel di Turki, Uni Emirat Arab yang begitu tingginya. Menjaring siapa, maka Muslim yang 'kakap' itu juga mau ke Indonesia dengan fasilitas itu," ujarnya.

Vice President Sales Marketing Distribution & Loyality Singapore, Indonesia dan Malaysia Adi Satria mengatakan transformasi hotel berkonsep Muslim friendly saat ini dalam proses.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA