Wednesday, 10 Rabiul Akhir 1442 / 25 November 2020

Wednesday, 10 Rabiul Akhir 1442 / 25 November 2020

Pasar Seni Bareng Diharapkan Jadi Lokasi Wisata Baru Malang

Senin 13 Jan 2020 16:21 WIB

Red: Dwi Murdaningsih

Para seniman yang tergabung dalam Komunitas Lintas Seni Budaya berharap keberadaan Pasar Seni Bareng menjadi daya tarik baru bagi para wisatawan yang berkunjung ke Kota Malang, Jawa Timur.  Foto:Pengunjung melintas di salah satu sudut Kampung Wisata Heritage, Kayutangan, Malang, Jawa Timur, Kamis (7/11/2019).

Para seniman yang tergabung dalam Komunitas Lintas Seni Budaya berharap keberadaan Pasar Seni Bareng menjadi daya tarik baru bagi para wisatawan yang berkunjung ke Kota Malang, Jawa Timur. Foto:Pengunjung melintas di salah satu sudut Kampung Wisata Heritage, Kayutangan, Malang, Jawa Timur, Kamis (7/11/2019).

Foto: Antara/Ari Bowo Sucipto
Pasar seni Bareng diharapkan menjadi tempat berekspresi bagi para seniman.

REPUBLIKA.CO.ID, MALANG -- Para seniman yang tergabung dalam Komunitas Lintas Seni Budaya berharap keberadaan Pasar Seni Bareng menjadi daya tarik baru bagi para wisatawan yang berkunjung ke Kota Malang, Jawa Timur. Ketua Komunitas Lintas Seni Budaya Kota Malang Djoko Rendy mengatakan keberadaan Pasar Seni Bareng yang merupakan wadah berekspresi para seniman Kota Malang.

"Harapan kami, Pasar Bareng ini bisa menjadi destinasi baru di Kota Malang, selain menjadi wadah teman-teman untuk berekspresi, dan mendorong sektor ekonomi kreatif," kata Djoko, akhir pekan lalu.

Pasar Seni Bareng merupakan salah satu wadah bagi para seniman yang ada di Kota Malang. Di lantai tiga Pasar Seni Bareng, diisi dengan kios-kios yang menghadirkan berbagai hasil kesenian khas Malang, mulai dari lukisan, topeng, termasuk benda-benda yang memiliki nilai sejarah.

Djoko menjelaskan, dalam upaya untuk menarik minat wisatawan berkunjung ke Pasar seni Bareng tersebut, para seniman yang ada telah menyiapkan berbagai program untuk para wisatawan, seperti edukasi seni. "Kami juga menyiapkan program yang menarik seperti edukasi. Jadi para wisatawan bisa belajar membatik, atau membuat topeng, dan lainnya," kata Djoko.

Untuk ke depannya, nantinya di Pasar Seni Bareng tersebut juga akan dibuka Café Budaya. Nantinya, ini menjadi wadah untuk bertukar informasi, komunikasi, bagi para seniman yang ada di wilayah Kota Malang.

Selain itu, Pasar Seni Bareng juga diharapkan bisa memiliki Museum Karya Seni Arek-Arek Malang, yang menjadi wadah untuk memamerkan hasil kesenian para seniman Kota Malang. "Ini merupakan upaya kami untuk merawat tradisi dan budaya dari Kota Malang, namun perlu upaya dari semua pihak, bukan hanya para seniman," kata Djoko.

sumber : antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA