Friday, 13 Rabiul Awwal 1442 / 30 October 2020

Friday, 13 Rabiul Awwal 1442 / 30 October 2020

Zidane Klaim Periode Kedua Sebagai Pelatih Madrid Lebih Baik

Ahad 12 Jan 2020 17:16 WIB

Rep: Rahmat Fajar/ Red: Ratna Puspita

Zinedine Zidane

Zinedine Zidane

Foto: EPA-EFE/JAVIER LIZON
Zidane di ambang meraih tropi pertamanya di periode keduanya ini.

REPUBLIKA.CO.ID, JEDDAH -- Pelatih Real Madrid Zinedine Zidane mengklaim periode keduanya sebagai pelatih Madrid lebih baik dibandingkan period pertama. Zidane mengundurkan diri sebagai pelatih pada 2018, hanya lima hari setelah membawa timnya meraih tropi Liga Champions ketiga berturut-turut.

Zidane kemudian kembali ke Santiago Bernabeu setelah 10 bulan melepas jabatannya. Dia menggantikan Santiago Solari yang dipecat karena selama ditanganinya performa Madrid tak kunjung naik.

“Saya menganggap diri saya lebih baik daripada tugas periode pertama saya dan saya lebih maju,” kata Zidane jelang bentrok dengan Atletico Madrid di Final Piala Super Spantol, dilansir dari fourfourtwo, Ahad (12/1).

Baca Juga

Zidane di ambang meraih tropi pertamanya di periode keduanya ini. Madrid akan melawan Atletico Madrid di partai puncak Piala Super Spanyol, di King Abdullah Sport City, Jeddah, Arab Saudi, Senin (13/1) dini hari WIB.

Madrid mempunyai modal bagus jelang laga dengan 15 pertandingan tanpa kekalahan di semua kompetisi dan hanya kalah satu kali di La Liga musim ini. Pelatih asal Prancis itu mengungkapkan dirinya banyak belajar dari orang-orang di sekitarnya.

Dia suka mendengar dan melihat mereka bekerja. Sebab orang yang dilihatnya mempunyai kepandaian dalam melakukan pekerjaan.

“Itu memungkinkan saya untuk berkembang sebagai pelatih dan pribadi. Itu target saya. Pertanyaan menjadi pelatih yang beruntung tidak akan berubah dan itu tergantung pada bagaimana semua orang melihat sesuatu,” ujarnya.

Sejauh ini, Zidane meninkmati pekerjaannya bersama Madrid. Dia juga selalu yakin terhadap apa yang dilakukannya di lapangan. Hal tersebut didukung oleh pasukan yang sangat bagus. Karena itu, Zidane bertekad membuat penggemar gembira dengan cara mempersembahkan tropi.

Pelatih Atletico Madrid Diego Simeone mengklaim sangat mengenal Madrid. Menurut dia, pesaingnya itu diisi oleh pemain kelas dunia dan pelatih yang bermental pemenang. Meskipun Madrid tanpa Benzema, Bale dan Hazard, Simeone menganggap tak ada yang berubah dengan mereka.

“Kita perlu menemukan cara untuk menyerang mereka dan melukai mereka. Saya percaya pada pemain saya. Ketika saya merasa mereka dalam kondisi yang baik, saya tidak takut apa pun," tuturnya. 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA