Wednesday, 25 Jumadil Akhir 1441 / 19 February 2020

Wednesday, 25 Jumadil Akhir 1441 / 19 February 2020

Bukalapak Masih Pikir-Pikir untuk Go Public

Jumat 10 Jan 2020 17:43 WIB

Rep: Novita Intan/ Red: Friska Yolanda

Logo Bukalapak

Logo Bukalapak

Foto: Wikimedia Commons
Go public adalah salah satu opsi untuk mendapatkan pendanaan dari luar.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Platform perdagangan daring, Bukalapak belum berencana melakukan pencatatan saham perdana atau initial public offering (IPO). Sebab, IPO merupakan salah satu dari sekian banyak opsi untuk fund rising atau pengumpulan dana.

Baca Juga

CEO Bukalapak Rachmat Kaimuddin mengatakan IPO juga salah satu opsi bagi perusahaan untuk mendapatkan pendanaan dari eksternal perusahaan. "Ipo cuma satu jalan mencari modal lebih ke persiapan cara perusahaan bisa sustainable," ujarnya saat acara '10 Semangat Dekade Baru Bukalapak' di Metropolitan Tower, Jakarta, Jumat (10/1). 

Menurutnya saat ini perusahaan lebih memfokuskan pengembanganan infrastruktur internal agar menjadi e-commerce kelas dunia. Namun sebaliknya, Rachmat juga enggan bila disimpulkan bahwa Bukalapak sampai kapan pun tidak untuk melakukan IPO.

"Keputusan IPO siap kalaupun tidak it's okay," ucapnya.

Bila waktu itu telah tiba, lanjut Rachmat, baru kemudian pihaknya akan mulai mempertimbangkan seluruh opsi pendanaan yang ada. Salah satunya melalui jalur IPO.

"Kunci sukses misi jelas kemudian bisnis model yang kuat maka bisa bertahan bisa memberikan manfaat bagi masyarakat," ucapnya.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA