Kamis, 5 Jumadil Akhir 1441 / 30 Januari 2020

Kamis, 5 Jumadil Akhir 1441 / 30 Januari 2020

Mengelola Wisata Tapi Serahkan Kekayaan Alam ke Asing

Jumat 10 Jan 2020 11:09 WIB

Red: Karta Raharja Ucu

Raja Ampat, salah satu destinasi wisata andalan Indonesia.

Raja Ampat, salah satu destinasi wisata andalan Indonesia.

Foto: Republika/Prayogi
Kurang tepat jika pembangunan hanya berfokus pada pariwisata.

REPUBLIKA.CO.ID, Beberapa tahun terakhir, bisnis pariwisata berkembang pesat seiring pembangunan infrastruktur. Sektor pariwisata memang mendapat perhatian pemerintah pusat ataupun daerah karena dianggap berpengaruh dalam mendatangkan devisa bagi negara.

Alam yang indah dengan kemajemukan adat budaya yang dimiliki, membuat Indonesia berpotensi menjadi destinasi wisata dunia. Namun, kurang tepat jika pembangunan hanya berfokus pada pariwisata.

Selain kurang strategis sebagai penopang utama ekonomi negara, juga membuat pemerintah dan rakyat gagal fokus dalam mengatasi masalah ekonomi.

Dalam hal ini, ironis jika kekayaan alam pada akhirnya diserahkan kepada pihak asing, sedangkan remah-remahnya saja untuk rakyat negeri ini. Sebab, kekayaan alam melimpah yang kita miliki jika dikelola dengan benar oleh negara, lebih dari cukup untuk memenuhi hajat hidup masyarakat.

PENGIRIM: Tolawati, Makassar

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
Disclaimer: Retizen bermakna Republika Netizen. Retizen adalah wadah bagi pembaca Republika.co.id untuk berkumpul dan berbagi informasi mengenai beragam hal. Republika melakukan seleksi dan berhak menayangkan berbagai kiriman Anda baik dalam dalam bentuk video, tulisan, maupun foto. Video, tulisan, dan foto yang dikirim tidak boleh sesuatu yang hoaks, berita kebohongan, hujatan, ujaran kebencian, pornografi dan pornoaksi, SARA, dan menghina kepercayaan/agama/etnisitas pihak lain. Pertanggungjawaban semua konten yang dikirim sepenuhnya ada pada pengirim. Silakan kirimkan video, tulisan dan foto ke retizen@rol.republika.co.id.
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA