Monday, 21 Jumadil Akhir 1443 / 24 January 2022

Perjuangan Penjaga Kebun Binatang Australia Halang Kebakaran

Kamis 09 Jan 2020 08:55 WIB

Rep: Dwina Agustin/ Red: Esthi Maharani

Seekor kanguru tampak di semak di kawasan Canberra, Australia, yang diselimuti kabut asap kebakaran.

Seekor kanguru tampak di semak di kawasan Canberra, Australia, yang diselimuti kabut asap kebakaran.

Foto: AAP Image/Lukas Coch via REUTERS
15 petugas kebun binatang berupaya menjaga dan menghalau kebakaran

REPUBLIKA.CO.ID, MOGO -- Ketika semua orang di kota Mogo, Australia, melarikan diri dari api yang membakar hutan di sekitarnya, Chad Staples tidak melakukan hal serupa. Dia memilih bertahan untuk menjaga kebun binatang dari kebakaran.

Staples merupakan pegawai kebun binatang di kota itu. Bersama 15 staf lainnya, mereka bertahan untuk menjaga jerapah, badak, singa, gorila dan 200 hewan di kebun binatang tersebut.

Mereka mempertahankan wilayah kebun binatang dari amukan kebakaran hutan yang menghancurkan puluhan rumah dan kendaraan di kota wisata kecil itu pada Malam Tahun Baru. Ketika mereka tahu api akan datang, Staples dan timnya membuat rencana untuk menjaga api di teluk.

Staf bersedia menyelamatkan kebun binatang seluas 26 hektar dan 40 spesiesnya, termasuk memindahkan beberapa primata ke tempat tinggal mereka sendiri. "Tidak mungkin kita meninggalkan binatang-binatang itu. Ini keluarga, bukan benda," kata Staples.

Kelangsungan hidup hewan-hewan, seperti enam zebra, dua badak, enam jerapah, empat gorila, tiga harimau dan enam singa, harus dijaga. Di Kebun Binatang Mogo, staf menghabiskan Malam Tahun Baru menyiram lahan dengan ratusan ribu liter air saat api mendekat, bergerak cepat saat angin berubah.

Pohon-pohon yang menyala dekat dengan wilayah hidup binatang ketika api melompati sungai di dua sisi halaman. Langit berubah merah dan Mogo dalam kegelapan tengah hari.

Seorang petugas pemadam kebakaran setempat mampir di kebun binatang dan memberi tahu tidak ada yang bisa menyelamatkan mereka. "Mereka berusaha keras untuk menyelamatkan orang lain," kata Staples.

Setelah kebakaran, kebun binatang mengatur pengawalan polisi untuk mendapatkan truk agar bisa mendapatkan pengiriman jerami, sayuran, dan air untuk menjaga hewan-hewan itu tetap hidup. Staples mengatakan, kebun binatang diselamatkan karena persiapan staf yang baik.

Hewan-hewan di kebun binatang itu termasuk yang beruntung. Ekologi Universitas Sydney mengatakan, estimasi jumlah hewan yang tewas atau terluka dalam kebakaran menjadi 1 miliar.

sumber : Reuters
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA