Friday, 12 Rabiul Akhir 1442 / 27 November 2020

Friday, 12 Rabiul Akhir 1442 / 27 November 2020

Dua Kapal Patroli Kemenhub Dikerahkan ke Natuna

Kamis 09 Jan 2020 06:00 WIB

Red: Reiny Dwinanda

 Kementerian Perhubungan melalui Ditjen Perhubungan Laut mengerahkan Kapal Patroli milik Pangkalan PLP Kelas II Tanjung Uban KN.Sarotama-P.112 dan kapal KN. Kalimasada-P.115 untuk pengamanan laut Natuna.

Kementerian Perhubungan melalui Ditjen Perhubungan Laut mengerahkan Kapal Patroli milik Pangkalan PLP Kelas II Tanjung Uban KN.Sarotama-P.112 dan kapal KN. Kalimasada-P.115 untuk pengamanan laut Natuna.

Foto: Foto: Humas Ditjen Hubla
Dua kapal patroli Kemenhub dikerahkan untuk menciptakan suasana kondusif di Natuna.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut mengerahkan Kapal Patroli Pangkalan PLP Kelas II Tanjung Uban KN Sarotama-P.112 dan KN Kalimasada-P.115 untuk meningkatkan pengawasan dan pengamanan keselamatan pelayaran, khususnya di perairan Natuna. Dua kapal patroli itu ditugaskan untuk mengantisipasi dan menciptakan situasi yang kondusif.

"Pengerahan tersebut berdasarkan hasil rapat koordinasi yang dipimpin oleh Komandan Guspurla Armada I Laksamana Pertama Didong di KRI Usman Harun 359 di mana Kemenhub dan instansi lain diminta untuk berpartisipasi dalam operasi Natuna," ujar Direktur Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai, Ahmad, dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu.

Menurut Ahmad, Kapal KN Sarotama-P.112 sudah siaga sejak Ahad (5/1). Sementara itu, KN Kalimasada P-115 akan diberangkatkan Jumat (10/1).

Ahmad menjelaskan bahwa kapal KN Sarotama-P.112 berangkat dari Pangkalan PLP Tanjung Uban pada  (3/1) pukul 14.30 WIB tujuan Natuna dikerahkan dalam rangka pengawasan dan pengamanan keselamatan pelayaran dan tiba di Natuna tepatnya di selat Lampa pada Senin (5/1) pukul 03.10 WIB.

Setibanya KN Sarotama-P.112 di Natuna, komandan kapal tersebut langsung menghadiri undangan Rapat Koordinasi Awal Rencana Operasi Bersama di KRI Usman Harun serta berkoordinasi dengan instansi lain. Para pihak ingin untuk menguatkan sinergi dari unsur maritim.

Peserta rapat yang hadir antara lain Aslog Guspurla Kolonel Laut (T) Basuki, Asops Guspurla Kolonel Laut (P) Alfred, Komandan KRI Usman Harun Kolonel Laut (P) Himawan, Komandan KRI Jonli Kolonel Laut (P) Andri, Komandan KRI Tjiptadi Letkol Laut (P) Dadan, Komandan KRI TUM Letkol Laut (P) Bagus, Komandan KN. Tanjung Datu Kolonel Bakamla Capt. Nyoto Saptono, KKM KN Tanjung Datu Letkol Bakamla Maswir, dan Komandan KPLP KN Sarotama P.112 Putra Wardana. Berdasarkan hasil pertemuan disepakati bahwa kapal patrol milik Kemenhub tetap disiagakan.

“Khusus pengamanan di Natuna akan bergantian dengan KN Kalimasada-P.115 yang akan bertolak dari dermaga Pangkalan PLP kelas II Tanjung Uban dengan tujuan laut Natuna dan akan bergantian dengan kapal KN Sarotama P.112,” jelas Ahmad.

Sementara itu, Kepala Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai kelas II Tanjung Uban Capt. Handry Sulfian mengatakan bahwa selama ini pihaknya selalu rutin melakukan patroli, termasuk di Natuna. Ia mengatakan, pihaknya selalu siap siaga untuk menegakkan aturan di laut sesuai amanat UU No 17/2008 tentang Pelayaran sekaligus melakukan pengamanan laut.

Handry menyebut, masuknya kapal patroli Kemenhub di tim pengamanan perairan Natuna, merupakan bentuk tanggung jawab negara terhadap pengamanan laut Natuna. "Hal tersebut, sesuai dengan semboyan KPLP adalah Dharma Jala Praja Tama dengan arti "Sebagai Insan Bahari selalu berusaha menjalankan pengabdian yang terbaik untuk bangsa dan negara," kata Handry.

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA