Friday, 4 Rajab 1441 / 28 February 2020

Friday, 4 Rajab 1441 / 28 February 2020

KPU Jamin Penangkapan Wahyu tak Berefek pada Pilkada 2020

Rabu 08 Jan 2020 23:06 WIB

Red: Nashih Nashrullah

Ketua KPU Arief Budiman bersama para komisioner KPU saat tiba di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (8/1).

Ketua KPU Arief Budiman bersama para komisioner KPU saat tiba di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (8/1).

Foto: Republika/Prayogi
KPU memastikan tahapan Pilkada 2020 telah dijalankan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA— Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI memastikan persiapan pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak 2020 tak akan terpengaruh meski salah satu komisionernya terkena operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Baca Juga

"Pertama, tahapan Pilkada 2020 sudah kita jalankan. Seluruh tahapannya tuntas dan tidak ada masalah, ya," kata Ketua KPU RI, Arief Budiman, di Jakarta, Rabu (8/1) malam.

Artinya, kata dia, bisa dipastikan seluruh tahapan berjalan sebagaimana ketentuan yang ada dalam undang-undang (UU).

Kedua, kata dia, persiapan pilkada serentak 2020 sudah berjalan sebagaimana mestinya, karena KPU sudah dibangun dengan sistem yang bagus sehingga semua bisa bekerja secara baik. "Enggak (berpengaruh) dong. Pokoknya, tahapan ini berjalan seperti yang ditentukan UU," ujar Arief menegaskan.

KPK melakukan OTT terhadap salah seorang komisioner KPU RI yaitu Wahyu Setiawan. "Benar. Siapa saja yang diamankan dan dalam kaitan apa, serta berapa uang yang diamankan masih didalami penyidik," kata Wakil Ketua KPK, Alexander Marwata, menjawab pertanyaan Antara mengenai nama komisioner KPU yang diamankan, di Jakarta, Rabu.

Saat dipastikan nama anggota Komisioner KPU tersebut, Alexander tidak membantah. "Informasi awalnya seperti itu," katanya.

Rencananya, gelar perkara akan dilangsungkan pada Kamis (9/1) pukul 11.00 WIB. Arief bersama tiga komisioner KPU, yakni Pramono Ubaid Tanthowi, Hasyim Asy'ari, dan Ilham Saputra juga sudah berada di Gedung KPK untuk mengonfirmasi kebenaran informasi OTT tersebut.

Mereka berempat ditemui Juru Bicara KPK Ali Fikri, mantan jubir Febri Diansyah, dan salah satu pimpinan KPK Alexander Marwata. Lebih lanjut dalam pertemuan itu, mereka juga menanyakan soal status hukum dari Wahyu.

"Kami juga tanyakan, statusnya apa. Ya, statusnya baru terperiksa, statusnya baru akan disampaikan besok setelah proses penyelidikan 1 x 24 jam," kata Arief. 

 

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA