Tuesday, 24 Jumadil Akhir 1441 / 18 February 2020

Tuesday, 24 Jumadil Akhir 1441 / 18 February 2020

Dompet Dhuafa Bagikan MPASI untuk Penyintas Bencana Lebak

Rabu 08 Jan 2020 22:18 WIB

Rep: umar mukhtar/ Red: Dwi Murdaningsih

Pengungsi bencana banjir bandang di Posko Pengungsian Kecamatan Sajira.

Pengungsi bencana banjir bandang di Posko Pengungsian Kecamatan Sajira.

Foto: Republika/Alkhaledi Kurnialam
MPASI dibagikan secara rutin pada pagi dan sore hari sejak 4 Januari lalu.

REPUBLIKA.CO.ID,  BANTEN -- Dompet Dhuafa membagikan Makanan Pendamping ASI (MPASI) untuk para korban banjir bandang di Poskonya yang berlokasi di Pondok Pesantren Darul Musthofa Desa Luhur Jaya Kecamatan Cipanas, Kabupaten Lebak.

Koordinator Tim Respons DMC Dompet Dhuafa untuk Bencana Lebak, Erwandi Saputra menuturkan MPASI itu memang ditujukan kepada para ibu yang masih menyusui atau yang punya anak dengan usia di bawah 3 tahun. Dia mengatakan MPASI tersebut dibagikan secara rutin pada pagi dan sore hari sejak 4 Januari lalu.

"Menunya berganti-ganti. Selain menyiapkan menu MPASI, kita juga menyosialisasikan kepada para penyintas terutama terkait susu UHT agar mereka tahu dan bisa memilah mama yang untuk balita," kata dia kepada Republika.co.id, Rabu (8/1).

Menu yang diberikan yakni seperti bubur kacang ijo, dan aneka menu lainnya yang diisi dengan berbagai bahan misalnya buah-buahan sayuran, kentang, telor dan berbagai varian lain.

"Karena di lokasi bencana biasanya yang sering terlupakan itu adalah bayi dan balita. Karena kebanyakan orang memberi donasi itu fokus ke dewasa dan orang tua, sedangkan yang terdampak itu kan enggak hanya itu, ada juga yang bayi. Jadi kita coba memenuhi gizi-gizi untuk bayi dan balita," ucapnya.

Sementara itu, salah seorang penyintas di posko Dompet Dhuafa, Neneng Nuraini (26 tahun), merasa senang dengan dibagikannya MPASI ini. Apalagi MPASI sangat diperlukan untuk anaknya yang masih berusia 2 tahun.

"Menunya enak-enak dan macam-macam. Kemarin bubur, ada juga sayur, dan sup baso," kata Neneng, warga asal Kampung Cigobang, Desa Banjarsari, Kecamatan Lebakgedong, Lebak, Banten itu.

Hal itu juga dirasakan Enon Sarimanah (22), yang punya bayi dengan usia masih 5 bulan. Dia merasa bersyukur bisa disuguhkan sajian MPASI dengan varian menu sehingga kebutuhan gizi anaknya dapat terpenuhi. "Alhamdulillah, senang sekali rasanya. Bantuannya bermanfaat buat anak saya," tutur dia.

Ada 836 jiwa yang mengungsi di posko Dompet Dhuafa untuk bencana Lebak Banten. Dari jumlah itu, ada enam ibu hamil, 13 ibu menyusui, 70 lansia dan 93 anak-anak.

Baca Juga

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA