Friday, 13 Rabiul Awwal 1442 / 30 October 2020

Friday, 13 Rabiul Awwal 1442 / 30 October 2020

Menag Ingin Rangkul Semua Ormas Islam

Rabu 08 Jan 2020 17:49 WIB

Rep: Fuji E Permana/ Red: Muhammad Hafil

Menag Ingin Rangkul Semua Ormas Islam. Foto: Menteri Agama Fachrul Razi

Menag Ingin Rangkul Semua Ormas Islam. Foto: Menteri Agama Fachrul Razi

Foto: Republika/Fauziah Mursid
Menag ingin semua ormas Islam dirangkul.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Agama (Menag), Fachrul Razi menyampaikan ingin merangkul semua organisasi masyarakat (ormas) Islam apapun masa lalu ormas tersebut. Asalkan ormas-ormas Islam tersebut mau bersama-sama membangun bangsa Indonesia.

Menag mengatakan bahwa dirinya mencontoh sikap Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang merangkul semua pihak. Karena itu, sebagai menag ingin merangkul semua ormas Islam apapun catatan mereka di masa lalu.

Ia menegaskan, asalkan ormas-ormas Islam itu mau bekerja sama membangun bangsa, pasti dirangkul dan Kemenag tidak akan ragu-ragu. Karena menurutnya semua ormas Islam harus diajak dan dirangkul selama mau ikut bersama-sama membangun bangsa.

"Tentang ormas Islam, saya kebetulan mencontoh apa yang dilakukan oleh pak Jokowi, beliau merangkul semua orang untuk bersama-sama membangun bangsa ini, itu sikap saya juga di Kemenag," kata Fachrul saat menghadiri Rapat Pleno Dewan Pertimbangan MUI di Kantor MUI Pusat, Rabu (8/1).

Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (Wantim MUI), Prof Din Syamsuddin menyampaikan, menag ingin merangkul seluruh elemen masyarakat dan ormas Islam. Siapapun mereka dan apapun masa lalunya yang penting sikap mereka ke depan.

Menurut Din, sikap menag seperti ini adalah sikap kenegarawanan. Maka Wantim MUI memberikan apresiasi kepada menag yang ingin merangkul dan mengayomi serta melayani semua masyarakat Insonesia.

"Kita apresiasi menteri agama yang ingin merangkul, mengayomi, melayani semua, kan kita bagian dari masyarakat. Selama tetap dalam koridor gerakan itu, perjuangan mereka itu, siapapun dalam lingkaran dan lingkungan negara Pancasila," ujarnya.


BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA