Wednesday, 13 Safar 1442 / 30 September 2020

Wednesday, 13 Safar 1442 / 30 September 2020

Guardiola Puas City Balas Dendam di Kandang MU

Rabu 08 Jan 2020 11:13 WIB

Rep: Rizky Suryarandika/ Red: Endro Yuwanto

Ole Gunnar Solskjaer (MU) Vs Pep Guardiola (Man City).

Ole Gunnar Solskjaer (MU) Vs Pep Guardiola (Man City).

Foto: Republika.
Guardiola mengakui MU sempat mengubah gaya permainan sehabis turun minum.

REPUBLIKA.CO.ID, MANCHESTER -- Juru taktik Manchester City, Pep Guardiola, puas dengan kualitas permainan the Citizens saat mengalahkan Manchester United (MU) 3-1 di leg pertama semifinal Piala Carabao, Rabu (8/1) dini hari WIB tadi. Sang juara bertahan tampil luar biasa di Old Trafford dengan mencetak tiga gol dalam 45 menit pertama.

Hanya Marcus Rashford yang sempat mencetak satu gol penghibur bagi MU. Kemenangan City ini juga sekaligus pembalasan atas kekalahan 1-2 di ajang Liga Primer Inggris bulan lalu oleh MU.

"Menit-menit pertama sangat ketat tetapi kemudian kami membuat gol luar biasa dan kami bermain sangat bagus," kata Guardiola dalam pernyataan di laman resmi City, Rabu (8/1). “Kami menampilkan permainan yang sangat bagus dengan banyak umpan dari belakang."

Guardiola mengakui MU sempat mengubah gaya permainan sehabis turun minum. Tapi anak buahnya bisa meredam upaya balas dendam MU. “Di babak kedua mereka mengubah strategi dengan baik, dan kami berjuang untuk mempertahankan kemenangan yang tinggal sedikit lagi, tetapi itu adalah hasil yang bagus," jelasnya.

Selain itu, Guardiola menyoroti Rashford sebagai pemain yang sulit dijaga hingga bisa membobol gawang City. Padahal the Citizens sudah berupaya menempel Rashford secara maksimal.

“Secara umum, hasil ini adalah kinerja yang luar biasa dan hanya hasil yang fantastis bagi kami. Malam ini kami bisa lebih dari puas untuk datang ke sini, ke Old Trafford, dan menang," tegas Guardiola.

Baca Juga

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA