Saturday, 14 Rabiul Awwal 1442 / 31 October 2020

Saturday, 14 Rabiul Awwal 1442 / 31 October 2020

Gempa Puerto Riko Tewaskan Satu Orang

Rabu 08 Jan 2020 11:04 WIB

Rep: Fergi Nadira/ Red: Christiyaningsih

Puerto Riko dilanda gempa bermagnitudo 6,4 pada Selasa (7/1) pagi waktu setempat.

Puerto Riko dilanda gempa bermagnitudo 6,4 pada Selasa (7/1) pagi waktu setempat.

Foto: EPA
Puerto Riko dilanda gempa bermagnitudo 6,4 pada Selasa (7/1) pagi waktu setempat

REPUBLIKA.CO.ID, SAN JUAN -- Puerto Riko dilanda gempa bermagnitudo 6,4 pada Selasa (7/1) pagi waktu setempat. Gempa tersebut mengakibatkan setidaknya satu kematian dan menyebabkan pemadaman listrik di seluruh pulau.

Gempa kali ini merupakan rentetan gempa terkuat selama sepekan belakangan. Pihak berwenang mengatakan pembangkit listrik pulau itu mengalami kerusakan dan listrik dimatikan sebagai tindakan perlindungan.

Pusat Peringatan Tsunami Nasional AS mengatakan tidak ada ancaman tsunami akibat gempa. Dilansir BBC, gempa bumi melanda pada 04.24 waktu setempat, tepat di selatan pulau Karibia pada kedalaman 6 mil (10 kilometer). Kemudian, diikuti beberapa jam oleh gempa susulan bermagnitudo 6,0.

Guncangan kuat dilaporkan menyebabkan kerusakan pada bangunan dan rumah. Seorang pria berusia 73 tahun di selatan kota Ponce adalah satu-satunya kematian yang dikonfirmasi.

Surat Kabar Nasjinal El Nuevo menyatakan Wali Kota Mayita Melendez meyebut pria itu meninggal ketika sebuah tembok menimpa dirinya di rumahnya. "Delapan lainnya terluka," kata Melendez.

Pada Senin sebelumnya, Puerto Riko juga dilanda gempa bermagnitudo 5,8 yang menghancurkan formasi batuan turis yang terkenal, merusak rumah-rumah dan menyebabkan pemadaman listrik. Selain kerusakan pada rumah, bangunan, dan jalan, pulau itu tidak hidup tanpa listrik sejak gempa bumi kedua.

Sistem perlindungan otomatis menyebabkan semua pembangkit listrik mati. Tetapi Otoritas Tenaga Listrik Puerto Riko mengharapkan sebagian besar daya kembali pada Selasa. Para pejabat mengatakan dua pesawat saat ini sedang memeriksa infrastruktur di seluruh pulau.

Gubernur Puerto Rico Wanda Vasquez telah menutup kantor publik yang tidak penting dan sejumlah sekolah telah membatalkan kelas. Badan Cuaca AS (USGS) melaporkan bahwa gempa ini adalah bagian dari rangkaian berkelanjutan yang dimulai pada 28 Desember dan telah menyebabkan ratusan gempa kecil di wilayah tersebut.

Puerto Riko, wilayah AS yang berpenduduk sekitar 3,2 juta orang, terletak di antara lempeng tektonik Amerika Utara dan Karibia sehingga membuatnya rentan terhadap gempa bumi. Pulau ini masih belum pulih dari Badai Maria, badai Kategori 5 yang menghancurkan sebagian Karibia pada September 2017. Di Puerto Riko saja, badai diperkirakan telah menewaskan 2.975 orang dan menyebabkan kerusakan 100 miliar dolar AS.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA