Wednesday, 4 Syawwal 1441 / 27 May 2020

Wednesday, 4 Syawwal 1441 / 27 May 2020

Cara Mudah Lindungi Kulit Bayi dari Eksim

Sabtu 04 Jan 2020 10:55 WIB

Rep: Puti Almas/ Red: Reiny Dwinanda

Bayi. Eksim merupakan gangguan kulit yang cukup umum diderita bayi dan anak-anak.

Bayi. Eksim merupakan gangguan kulit yang cukup umum diderita bayi dan anak-anak.

Foto: pexels
Eksim merupakan gangguan kulit yang cukup umum diderita bayi dan anak-anak.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Eksim atau gangguan pada kulit yang ditandai dengan gejala kering, gatal, dan munculnya ruam merah dapat dialami setiap orang. Kondisi ini bahkan tercatat cukup umum diderita oleh anak-anak.

Baca Juga

Inflamasi atau peradangan terjadi saat penghalang alami kulit tidak bekerja dengan benar. Biasanya, eksim melanda orang-orang dari keluarga dengan riwayat asma dan alergi.

Dilansir Health 24, kondisi eksim mempengaruhi satu dari lima bayi di seluruh dunia. Area tubuh yang paling umum terkena gangguan kulit ini di antaranya adalah wajah, leher, dan kepala.

Selain itu, pada anak-anak, sering kali eksim muncul di bagian lipatan siku dan lutut. Penggunaan pelembap, sekalipun jenis yang ringan seperti petroleum jelly dipercaya dapat menjaga agar kondisi kulit ini tetap terkendali.

Dalam sejumlah penelitian diketahui penggunaan pelembap pada bayi selama usia beberapa minggu dapat mengurangi resiko eksim. Baik petroleum jelly yang dianggap lebih terjangkau dan ringan maupun produk lebih mahal sekalipun adalah bagian dari perawatan mencegah gangguan kulit yang sangat berpengaruh pada bayi dan anak-anak.

Terlebih lagi, produk pelembap tersebut berpotensi menyelamatkan bayi dari ketidaknyamanan hingga resiko infeksi yang lebih tinggi seperti masalah tidur karena eksim yang menganggu. Penelitian lebih lanjut saat ini masih dilakukan untuk mengetahui apakah pelembap yang digunakan selama 12 bulan kepada bayi dapat lebih efektif.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA