Friday, 9 Jumadil Akhir 1442 / 22 January 2021

Friday, 9 Jumadil Akhir 1442 / 22 January 2021

Louvre Kalahkan Pacific Surabaya dalam Laga Uji Coba

Jumat 03 Jan 2020 21:17 WIB

Rep: Fitriyanto/ Red: Israr Itah

Point guard Louvre Dimaz Muharri (kanan).

Point guard Louvre Dimaz Muharri (kanan).

Foto: DOK IBL INDONESIA
Louvre punya tiga pemain asing yang salah satunya pemain terbaik IBL musim lalu.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Tim pendatang baru dalam pentas IBL Pertamax 2020 Louvre Surabaya tidak bisa dipandang sebelah mata. Dengan materi pemain lokal kaya pengalaman seperti Daniel Wenas, Wendha Wijaya, Dimaz Muharri, dan lain-lain, Louvre diperkirakan akan menjadi tim kuda hitam. Terlebih Louvre punya tiga pemain asing yang salah satunya pemain terbaik IBL musim lalu, Savon Goodman.

Dalam laga ujicoba yang digelar Jumat (3/1) di GOR Pacific, Kenjeran, Surabaya, Louvre menaklukkan Pacific Caesar Surabaya dengan skor 89-71. Savon Goodman menjadi pemain paling produktif dengan mencetak 39 poin dan 16 rebound. Di tempat kedua ada Michael Ayodele Kolawole dengan sumbangan 27 poin. Untuk tim Pacific, poin terbanyak disumbang oleh Luis Jachobo (22 poin), Decorey Jones (11 poin), dan Taylor Statham (10 poin). 

Louvre terlihat lebih menguasai permainan sejak awal. Sebab mereka sudah unggul 50-32 di babak pertama. Pacific tidak mampu mengejar hingga akhir. Setelah pertandingan, pelatih Louvre Andika Supriadi Saputra mengungkapkan bahwa pekerjaan rumah di timnya adalah chemistry pemain. Baik di luar maupun di dalam lapangan. 

Baca Juga

"Kami ini tim baru, jadi masih banyak pekerjaan rumah yang ada di tim ini. Salah satunya yang penting adalah tentang chemistry pemain," ujar Andika Supriadi Saputra dilansir dari laman IBL Indonesia.

Pernyataan tersebut disambut oleh Dimaz Muharri. Point guard Louvre itu menyebutkan hal yang sama. Chemistry masih belum terbangun sempurna. Tetapi dengan laga uji coba, diharapkan masalah itu segera teratasi. 

"Caranya membangun chemistry tentu dengan memperbanyak pertandingan. Itu harus kami lakukan, mengingat liga semakin dekat," katanya.

Pelatih Louvre menyebutkan bahwa tidak membebani timnya dengan target muluk. Terutama bila melihat persiapan yang mepet. Ia berharap timnya bisa menampilkan permainan terbaik di kompetisi basket tertinggi yang akan dimulai 19 Januari 2020 di Semarang, Jawa Tengah. 

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA