Sabtu, 5 Rajab 1441 / 29 Februari 2020

Sabtu, 5 Rajab 1441 / 29 Februari 2020

Kondisi di Banti Aman Pascakontak Tembak KKB dan Aparat

Jumat 03 Jan 2020 10:16 WIB

Red: Reiny Dwinanda

Masyarakat asli Kimbeli dan Banti, Tembagapura, Mimika, Papua. Kontak tembak antara KKB dan aparat terjadi di Banti pada malam pergantian tahun.

Masyarakat asli Kimbeli dan Banti, Tembagapura, Mimika, Papua. Kontak tembak antara KKB dan aparat terjadi di Banti pada malam pergantian tahun.

Foto: Dok TNI
Kontak tembak antara KKB dan aparat terjadi di Banti pada malam pergantian tahun.

REPUBLIKA.CO.ID, TIMIKA -- Kepala Kepolisian Resor Mimika, Papua, AKBP I Gusti Gede Era Adhinata mengatakan bahwa situasi kamtibmas di Kampung Banti, Distrik Tembagapura kini sudah kondusif. Kontak tembak antara aparat dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pada malam pergantian tahun, Rabu (1/1) dini hari, telah berakhir.

"Situasi di Banti Tembagapura sudah kondusif. Pascakejadian itu tidak ada lagi penembakan," kata Kapolres pada Jumat.

Kapolres mengungkapkan kontak tembak dengan anggota KKB berlangsung sekitar satu jam. Mereka berhadapan dengan personel Brimob Polda NTT yang mengamankan Pos Satgas Aman Nusa di Kampung Banti 1 dengan KKB Kali Kopi pada Rabu (1/1) malam

"Sempat terjadi kontak tembak mulai pukul 24.00 sampai pukul 01.00 WIT. Kelihatannya mereka mau coba-coba saja, apakah di pos-pos kami ada pengamanan dari anggota atau tidak," jelas Era.

Kapolres mengatakan pengamanan di wilayah sekitar Kota Tembagapura seperti Kampung Banti 1, Banti 2, Opitawak, Kimbeli, dan Utikini Lama cukup kuat. Ada sekitar seribuan personel gabungan yang terdiri atas Satgas Amole dan Satgas Aman Nusa yang berjaga.

Penempatan personel Brimob dari beberapa Satgas di kampung-kampung sekitar Tembagapura itu ditujukan untuk mencegah KKB masuk dan menyerang obyek vital PT Freeport Indonesia di Tembagapura dan sekitarnya. Kapolres menjelaskan bahwa pos yang ditembaki di Kampung Banti 1 pada malam pergantian tahun itu merupakan salah satu perimeter yang menghalangi KKB untuk masuk ke areal Tembagapura.

Baca Juga

"Setiap pos dijaga sekitar 200 personel. Di lokasi itu ada beberapa pos," ujar Era.

Kapolsek Tembagapura AKP Hermanto mengatakan, pada malam pergantian tahun sempat terjadi dua kali kontak tembak antara aparat Brimob Polda NTT yang berjaga di Pos Satgas Aman Nusa Kampung Banti 1 dengan KKB. Kejadian pertama berlangsung pukul 00.05 WIT ditandai enam kali bunyi letusan senjata api mengarah di sekitar Block C Kampung Banti 1.

Personel Brimob Polda NTT yang melakukan pengamanan di lokasi itu segera membalas tembakan. Setelah menerima informasi tersebut, AKP Hermanto bersama lima anggotanya yang semula berjaga di Polsek Tembagapura segera menuju Kampung Banti 2 menggunakan kendaraan antipeluru.

Selanjutnya, sekitar pukul 01.20 WIT terdengar lagi bunyi letusan senjata tapi di Kampung Banti 1 sebanyak 10 kali. Dalam kondisi gelap gulita tersebut, sempat terjadi kontak tembak antara personel Brimob Polda NTT dengan KKB.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA