Wednesday, 8 Sya'ban 1441 / 01 April 2020

Wednesday, 8 Sya'ban 1441 / 01 April 2020

28 Orang Hilang Akibat Kebakaran Hutan Dahsyat di Australia

Jumat 03 Jan 2020 10:03 WIB

Rep: Dwina Agustin/ Red: Nur Aini

Petugas damkar setempat mengamankan properti di Australia dari kebakaran hutan, ilustrasi.

Petugas damkar setempat mengamankan properti di Australia dari kebakaran hutan, ilustrasi.

Foto: AAP Image/Dan Himbrechts/via REUTERS
Warga Victoria, Australia dipaksa mengungsi akibat kebakaran hutan dasyat.

REPUBLIKA.CO.ID, SYDNEY -- Sebanyak 28 orang hilang ketika kebakaran hutan yang dahsyat terus menerobos di timur Victoria. Perdana Menteri Daniel Andrews mengatakan, dua orang telah terkonfirmasi meninggal dunia akibat kebakaran di East Gippsland.

Baca Juga

"Kami memiliki ketakutan besar untuk keselamatan dan keadaan 28 orang yang tidak dapat ditemukan," kata Andrews, Jumat (3/1), dikutip dari The Guardian.

Andrews menyatakan status bencana untuk East Gippsland pada Kamis malam. Deklarasi itu mensyaratkan proses wajib evakuasi setelah Sabtu Hitam yang menghancurkan dan belum pernah terjadi sebelumnya, termasuk memaksa orang untuk mengungsi.

"Meski begitu, angka-angka ini akan bergerak. Sejumlah orang yang merupakan bagian dari 17 (orang hilang) ditemukan kemarin," kata Andrew.

Status bencana kebakaran telah resmi dinyatakan di wilayah tersebut. Penduduk di timur laut Walwa mendapatkan anjuran untuk meninggalkan tempat tinggal dan melakukan evakuasi sebelum terlambat.

Penduduk di komunitas timur laut termasuk Biggara, Tintaldra, Towong, Towong Upper, Walwa, Nariel Valley, Lucyvale, Berringama, Koetong, Shelley dan Burrowye diperintahkan untuk menyelamatkan diri. "Jika kamu bisa pergi, kamu harus pergi. Itu satu-satunya hal yang aman bagi Anda, keluarga Anda dan, bahkan, bagi orang lain yang mungkin dipanggil untuk membantu Anda," kata perdana menteri.

Komisaris manajemen darurat untuk Victoria Andrew Crisp mengatakan, sementara deklarasi bencana mengizinkan pihak berwenang untuk memaksa orang pergi, mereka tidak akan menangkap siapa pun yang memilih untuk tinggal di rumah. "Ini adalah area yang luas, ada banyak ketukan pintu yang telah terjadi," katanya.

Crips menyatakan, ancaman terjadi bukan hanya dari kebakaran yang sudah terjadi. Namun, anjuran merujuk pada kemungkinan kebakaran yang akan mulai terjadi pada Jumat. Suhu diperkirakan naik sebelum melebihi 40 derjat Celcius di beberapa daerah saat angin kencang pada Sabtu.

Lebih dari 780.000 hektare lahan telah hancur oleh sekitar 50 titik api yang membakar di timur dan timur laut Victoria. Militer telah memberikan bantuan dan sumber daya bagi para korban kebakaran di seluruh East Gippsland dan akan membantu mengevakuasi sekitar 1.000 orang dari Mallacoota mulai Jumat pagi.

Sekelompok 39 petugas pemadam kebakaran dan dua perwira penghubung dari Amerika Serikat juga tiba pada Kamis untuk membantu menanggapi situasi Victoria. Sedangkan 71 petugas pemadam kebakaran lainnya, 61 petugas dari AS dan 10 orang lainnya dari Kanada, diperkirakan tiba pekan depan. 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA