Wednesday, 2 Rajab 1441 / 26 February 2020

Wednesday, 2 Rajab 1441 / 26 February 2020

Warga Sukabumi Diminta Bersihkan Saluran Air

Jumat 03 Jan 2020 06:25 WIB

Rep: Riga Nurul Iman/ Red: Nur Aini

Warga Kota Sukabumi ikut ambil bagian dalam aksi World Cleunup Day 2019 dengan membersihkan sampah di jalanan dan pasar pada Sabtu (21/9).

Warga Kota Sukabumi ikut ambil bagian dalam aksi World Cleunup Day 2019 dengan membersihkan sampah di jalanan dan pasar pada Sabtu (21/9).

Foto: Republika/Riga Nurul Iman
Warga Sukabumi diminta meningkatkan kewaspadaan menghadapi puncak musim hujan.

REPUBLIKA.CO.ID, SUKABUMI -- Warga Sukabumi diminta meningkatkan kewaspadaan menghadapi puncak musim penghujan. Salah satunya dengan membersihkan saluran air agar tidak terjadi sumbatan yang akan menyebabkan banjir.

Baca Juga

''Puncak musim penghujan akan terjadi di Bulan Januari, untuk itu dimohon kepada seluruh warga masyarakat Kota untuk melakukan antisipasi saluran air di lingkungannya,'' ujar Kepala Seksi Pencegahan dan Kesiapsiagaan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi Zulkarnain Barhami kepada wartawan, Jumat (3/1).

Selain itu, kata Zulkarnain, warga diminta memangkas pohon besar yang ada di dekat rumahnya. Langkah tersebut supaya tidak membahayakan lingkungannya. Di samping itu, di kawasan dekat tebing agar ditanami tanaman penyangga sebagai antisipasi tanah longsor.

Sebelumnya, dalam rentang tiga hari terakhir ada sebanyak lima kejadian bencana longsor dan banjir di titik berbeda di Kota Sukabumi. Peristiwa tersebut disebabkan tingginya intensitas hujan yang mengguyur Sukabumi dan wilayah sekitarnya.

''Sejak tiga hari terakhir yakni 31 Desember 2019 hingga 2 Januari 2019 tercatat lima bencana,'' ujar Zulkarnain. Rinciannya empat kasus bencana longsor yakni di Ciseureuh Kelurahan Karangtengah Kecamatan Gunungpuyuh, Kelurahan Babakan Kecamatan Cibeureum, Kelurahan Cisarua Kecamatan Cikole, dan Subangjaya Kecamatan Cikole.

Kasus longsor misalnya terjadi di Ciseureuh, Kelurahan Karangtengah, Kecamatan Gunungpuyuh pada Rabu (2/1). Dampaknya, satu unit rumah warga rusak berat.

Sementara, bencana banjir melanda Jalan Ciandam RT 04 RW 06 Kelurahan Cibeureum Hilir, Kecamatan Cibeureum pada 31 Desember 2019. Dampaknya tiga unit rumah warga dan satu masjid sempat terendam banjir.

Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi menambahkan, kesiapsiagaan bencana akan terus digencarkan di awal tahun. ''Saya telah meminta sekda selaku penanggungjawab mampu melakukan mobilisasi dan pengecekan kesiapsiagaan bencana diharapkan tidak ada bencana seperti di daerah,'' ujarnya.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA