Saturday, 14 Rabiul Awwal 1442 / 31 October 2020

Saturday, 14 Rabiul Awwal 1442 / 31 October 2020

Alasan Perampok Toko Emas di Padang untuk Kontrak Rumah

Kamis 02 Jan 2020 21:33 WIB

Red: Nashih Nashrullah

Polisi menangkap perampok toko emas di Padang, Sumatra Barat. Foto ilustrasi merampok.

Polisi menangkap perampok toko emas di Padang, Sumatra Barat. Foto ilustrasi merampok.

Perampok toko emas di Padang adalah residivis.

REPUBLIKA.CO.ID, PADANG— Pihak kepolisian menyebutkan perampokan toko emas yang dilakukan BS (42) di kawasan Pasar Nanggalo, Padang, Sumatra Barat (Sumbar), yang sempat menghebohkan masyarakat pada Selasa (31/12), karena pelaku membutuhkan biaya untuk kontrak rumah.

"Dari hasil pemeriksaan, pelaku mengaku perbuatannya karena butuh uang untuk membayar kontrakan rumah serta kebutuhan ekonomi lain," kata Kepala Kepolisian Sektor Nanggalo, AKP Ridwan, di Padang, Kamis (2/1).

Menurut dia, alasan itu yang mendorong pelaku nekat menyatroni toko emas yang notabene berada di kawasan pasar pada siang hari.

Baca Juga

"BS menjalankan aksinya dengan membawa senjata tajam jenis parang dengan panjang sekitar satu meter, dan sempat menyerang pemilik toko bernama Josnai Tomi," katanya.

Namun, kata dia, pemilik toko tidak mau menyerah begitu saja dan terus memberikan perlawanan.

Hingga akhirnya masyarakat sekitar mengetahui peristiwa itu dan datang beramai-ramai ke toko dan pelaku menjadi bulan-bulanan massa.

Beruntung tidak lama kemudian polisi mendatangi lokasi kejadian untuk menenangkan massa sekaligus mengamankan pelaku.

"Pelaku yang merupakan residivis kasus pencurian hanya bisa pasrah saat diamankan. Pelaku telah diamankan di Polsek Nanggalo untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya," kata Ridwan.

Proses kasusnya masih dilakukan polisi, sementara BS terancam pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara.

 

 

 

 

 

 

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA