Thursday, 3 Rajab 1441 / 27 February 2020

Thursday, 3 Rajab 1441 / 27 February 2020

BNPB: Titik Banjir Terbanyak Ada di Kota Bekasi

Kamis 02 Jan 2020 06:30 WIB

Red: Reiny Dwinanda

Banjir di perumahan Taman Narogong Indah, Kota Bekasi, Jawa Barat, Rabu (1/1/2020). BNPB mencatat titik banjir terbanyak ada di Kota Bekasi.

Banjir di perumahan Taman Narogong Indah, Kota Bekasi, Jawa Barat, Rabu (1/1/2020). BNPB mencatat titik banjir terbanyak ada di Kota Bekasi.

Foto: Antara/Paramayuda
BNPB mencatat ada 53 titik banjir di Kota Bekasi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat banjir pada awal tahun 2020 menggenangi wilayah yang cukup luas di Jabodetabek. Menurut BNPB, titik banjir terbanyak pada Rabu (1/1) ada di Kota Bekasi.

"Pertanyaannya ada berapa titik genangan dan berapa tinggi air banjirnya," kata Kapusdatinkom BNPB Agus Wibowo dalam keterangan tertulisnya diterima di Bekasi, Kamis.

Pantauan BNPB menunjukkan ada 169 titik banjir di seluruh wilayah Jabodetabek dan Banten. Titik banjir terbanyak berada di Provinsi Jawa Barat ada 97, DKI Jakarta ada 63 dan Banten ada sembilan.

Banjir di Provinsi Banten terjadi di sembilan lokasi dengan rincian Kota Tangerang ada tiga titik dan Tangerang Selatan ada enam titik.

DKI Jakarta ada 63 titik banjir dengan rincian Jakarta Barat ada tujuh titik, Jakarta Pusat ada dua, Jakarta Selatan ada 39, Jakarta Timur ada 13, dan Jakarta Utara ada dua titik. Sedangkan di Jawa Barat terdapat 97 titik banjir dengan rincian Kabupaten Bekasi ada 32, Kota Bekasi ada 53, dan Kabupaten Bogor ada 12.

Dari data tersebut dapat disimpulkan bahwa wilayah yang paling terdampak banjir adalah Kota Bekasi. Titik terparah berikutnya ada di Jakarta Selatan, Kabupaten Bekasi, dan Jakarta Timur.

Kedalaman banjir tertinggi mencapai 2,5 meter terjadi di Perumahan Beta Lestari, Jatirasa, Jatiasih, Kota Bekasi. Sedang genangan dengan kedalaman satu hingga dua meter terdapat 49 titik.

Baca Juga

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA