Sunday, 8 Syawwal 1441 / 31 May 2020

Sunday, 8 Syawwal 1441 / 31 May 2020

Boris Johnson Ajak Rakyat Inggris Selesaikan Brexit

Rabu 01 Jan 2020 10:03 WIB

Rep: Lintar Satria/ Red: Christiyaningsih

PM Inggris Boris Johnson berkata akan satukan masyarakat Inggris saat Brexit terwujud. Ilustrasi.

PM Inggris Boris Johnson berkata akan satukan masyarakat Inggris saat Brexit terwujud. Ilustrasi.

Foto: IST
PM Inggris Boris Johnson berkata akan satukan masyarakat Inggris saat Brexit terwujud

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Perdana Menteri Inggris Boris Johnson mengatakan pada tahun ini ia akan menyatukan kembali masyarakat Inggris yang terpecah ketika negara itu akhirnya keluar dari Uni Eropa. Kepada rakyat Inggris, Johnson mengatakan mereka akan menikmati 'tahun yang fantastis dan dekade yang luar biasa'.

Hal ini ia katakan dalam pesan tahun baru yang disampaikan dua pekan setelah memenangkan pemilihan umum. Dalam pesan tersebut, Johnson mengatakan pekerjaan pertamanya adalah memastikan Brexit dilaksanakan setelah tiga tahun rakyat Inggris menyatakan ingin keluar dari Uni Eropa lewat referendum.

"Seperti saat kami ucapkan selamat tinggal pada 2019, kami juga akan membalik halaman perpecahan, dendam, dan ketidakpastian yang mendominasi kehidupan rakyat dan menahan kami terlalu lama," kata Johnson, Rabu (1/1). 

Kesepakatan dengan Uni Eropa yang diajukan Johnson berhasil memenangkan persetujuan parlemen. Tahapan rafikasi akhir akan dimulai ketika anggota parlemen kembali bekerja pascareses Natal dan Tahun Baru untuk menyiapkan Brexit yang dijadwalkan pada 31 Januari.

"Sekarang kami memiliki parlemen baru, dipilih rakyat untuk melaksanakan prioritas rakyat, yang mana akhirnya kami menghormati hasil referendum dan melaksanakan Brexit, jadi kami akan menyelesaikan Brexit sebelum akhir bulan ini," kata Johnson.

Ia akan mulai melakukan pembicaraan tentang menjalin hubungan perdagangan baru dengan Uni Eropa. Johnson mengatakan negosiasi mengenai hal itu tidak akan melewati akhir tahun 2020.

Johnson berhasil memenangkan pemilihan setelah basis massa Partai Buruh di utara dan tengah Inggris berpaling kepadanya. Johnson pun mengatakan layanan kesehatan nasional (NHS) akan menjadi prioritasnya. Ia juga berjanji akan membagi anggaran untuk pendidikan dan infrastruktur secara lebih adil.

"Kami akan melakukan hal ini semua sementara mempertahankan pajak Anda tetap rendah," katanya.

Baca Juga

sumber : Reuters
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA