Sunday, 15 Syawwal 1441 / 07 June 2020

Sunday, 15 Syawwal 1441 / 07 June 2020

Dari Pekanbaru ke Bandung Demi Muhasabah Akhir Tahun

Selasa 31 Dec 2019 22:56 WIB

Rep: Bayu Adji P/ Red: Ichsan Emrald Alamsyah

Ceramah KH Athian Ali M Dai pada acara Muhasabah Akhir Tahun Republika, di Masjid Pusdai, Jl Diponegoro, Kota Bandung, Selasa (31/12).

Ceramah KH Athian Ali M Dai pada acara Muhasabah Akhir Tahun Republika, di Masjid Pusdai, Jl Diponegoro, Kota Bandung, Selasa (31/12).

Foto: Edi Yusuf/Republika
Fatimah asal Pekanbaru sudah lima kali mengikuti Muhasabah di Pusdai Bandung

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Sekitar 2.000 jamaah hadir dalam kegiatan Muhasabah Akhir Tahun yang digelar di Masjid Pusat Dakwah Islam (Pusdai) Jawa Barat (Jabar) di Kota Bandung, Selasa (31/12) malam. Tak hanya warga Bandung yang datang, muhasabah yang rutin digelar setiap tahunnya itu juga dihadiri dari berbagai daerah lainnya, bahkan dari luar Pulau Jawa.

Fatimah (60 tahun) misalnya, sengaja datang ke Bandung bersama suaminya untuk mengikuti Muhasabah Akhir Tahun. Ia mengaku selalu senang dengan kajian-kajian yang diberikan oleh para penceramah dalam muhasabah.

"Karena ingin mendengar ceramah di sini. Daripada hura-hura di jalan tahun baru, mendingan kita beribadah," kata perempuan yang ke Bandung mengggunakan pesawat terbang itu, kepada Republika.

Malam itu, bukan kali pertama ia bersama suaminya hadir dalam Muhasabah Akhir Tahun, melainkan sudah yang kelima kalinya. Kedatangannya ke Bandung memang bukan tanpa tujuan. Ia memiliki anak yang sudah bekerja dan tinggal di kota berjuluk Paris van Java itu. Namun setiap malam tahun baru, ia bersama suami selalu datang ke Masjid Pusdai untuk mendengarkan Muhasabah Akhir Tahun.

Menurut dia, banyak ilmu yang didapat dari kegiatan muhasabah itu. Ketimbang berkeliling jalanan yang tak banyak berguna, kata dia, lebih baik datang bermuhasabah memperdalam agama. "Ini sangat bermanfaat dan tentunya menambah akidah kita tentang Islam," kata dia.

Tak hanya Fatimah yang datang dari luar Bandung. Ihim Faturrohim (29) juga sengaja datang bersama keluarganya dari Cianjur hanya untuk mengikuti Muhasabah Akhir Tahun di Masjid Pusdai Jabar. Ia mengaku memang hampir setiap tahun mengikuti kegiatan itu.

"Tahun ini memang sengaja datang ke Bandung untuk ikut muhasabah. Dengan ini, jadi terisi," kata dia.

photo
Pengunjung mengamati buku dari Penerbit Republika pada acara Muhasabah Akhir Tahun Republika, di Pusdai Jawa Barat, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Selasa (31/12).



Ia mengatakan, banyak kajian yang dapat dipelajari dalam Muhasabah Akhir Tahun. Karena itu, ia memilih datang ke masjid ketika tahun baru untuk mendapat ilmu daripada tak hura-hura tanpa manfaat yang jelas.

Kendati demikian, menurut Ihim Muhasabah Akhir Tahun kali ini lebih sepi dibanding tahun-tahun sebelumnya. Ia berharap, ke depan Republika mengundang ulama-ulama yang terkenal agar minat masyarakat untuk datang semakin meningkat.

"Intinya acara seperti ini penting untuk diteruskan dan ditingkatkan," ujar dia.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA