Thursday, 16 Sya'ban 1441 / 09 April 2020

Thursday, 16 Sya'ban 1441 / 09 April 2020

Buya Mas'oed: Manfaatkan Libur Tahun Baru untuk Silaturahim

Selasa 31 Dec 2019 19:00 WIB

Red: Muhammad Hafil

Buya Mas'oed Abidin (tengah).

Buya Mas'oed Abidin (tengah).

Foto: Istimewa
Buya Mas'oed menilai tak ada yang luar biasa dari tahun baru

REPUBLIKA.CO.ID,PADANG- -Ulama dan penulis senior Sumatra Barat Buya Mas'oed Abidin mengatakan perayaan malam pergantian tahun baru masehi atau miladiyah bukanlah tradisi umat Islam. Menurut Buya Mas'oed, umat Islam sebaiknya melewati momen pergantian tahun miladiyah seperti hari-hari biasa.

Karena pemerintah menetapkan tanggal 1 Januari sebagai hari libur nasional, sebaiknya menurut Buya Mas'oed dimanfaatkan buat mempererat silaturahmi dengan sanak keluarga dan karib kerabat.

"Karena hari ini (tanggal 1 Januari) dijadikan hari libur, maka manfaatkanlah untuk silaturahmi dengan lingkungan, masyarakat dan keluarga," kata Buya Mas'oed kepada Republika, Selasa (31/12).

Buya Mas'oed menilai tidak ada suatu hal yang luar biasa dari pergantian tahun masehi dalam Islam. Dari pada ikut-ikutan merayakan malam pergantian tahun baru, menurut Buya Mas'oed, lebih baik umat Islam meramaikan masjid dengan taklimul Quran, pengajian dan kegiatan-kegiatan yang semakin memperkuat etika religi dan akhlakul qarimah.

Buya Mas'oed mendukung bila ada warga yang mengadakan kegiatan keagamaan saat malam pergantian tahun masehi. Menurut Buya Mas'oed, tokoh-tokoh masyarakat, ulama, tokoh adat dan pemerintah memang harus gencar membuat program yanbg mendekatkan remaja dan pemuda dengan kegiatan agama. Agar ke depan tercipta generasi penerus yang lebih berkualitas dan beriman.

"Mari kita dekatkan remaja dan angkatan muda ke masjid," ujar Buya Mas'oed.

Buya Mas'oed bersama masyarkaat Siteba, Kota Padang hari ini mengadakan munajah bersama di Masjid Raya Al Munawarah Padang sampai, Rabu (1/1) dini subuh nanti. Di sana akan ada pengajian, berdoa dan berzikir bersama dengan sejumlah ulama dan masyarakat Kota Padang. 

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA