Wednesday, 25 Jumadil Akhir 1441 / 19 February 2020

Wednesday, 25 Jumadil Akhir 1441 / 19 February 2020

Mau Tahun Baru di Puncak? Perhatikan Hal-Hal Ini

Senin 30 Dec 2019 14:03 WIB

Rep: Muhammad Nursyamsi/ Red: Dwi Murdaningsih

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (tengah) didampingi Bupati Bogor Ade Yasin (keempat kanan) meninjau jalur Puncak di Bogor, Jawa Barat, Senin (30/12/2019).

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (tengah) didampingi Bupati Bogor Ade Yasin (keempat kanan) meninjau jalur Puncak di Bogor, Jawa Barat, Senin (30/12/2019).

Foto: Antara/Yulius Satria Wijaya
Car free night di jalur puncak dimulai 31 Desember pukul 18.00 sampai 1 Januari 2020.

REPUBLIKA.CO.ID,  JAKARTA -- Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi melakukan tinjauan ke ke Pos Polisi Gadog, Puncak, Bogor, pada Senin (30/12). Dia melihat kesiapan penerapan Car Free Night di kawasan Puncak oleh Korlantas Polri pada saat malam tahun baru.

Budi juga meminta sosialisasi gencar dilakukan supaya masyarakat yang hendak berlibur, dapat tiba sebelum jalur ditutup, yaitu mulai pukul 18.00 WIB, Selasa (31/12).

Menurut data kakorlantas, ada tiga titik yang menjadi perhatian dan kumpul masyarakat saat malam tahun baru. Pertama dari Riung Gunung sampai dengan batas Cianjur. Kedua Sepanjang jalur utama puncak karena banyak kendaraan yang berhenti untuk merayakan pergantian tahun dan ketiga, persimpangan dan penggal jalan.

Car free night di jalur puncak akan dilakukan pada tanggal 31 Desember 2019 mulai pukul 18.00 WIB sampai 1 Januari 2019 pukul 06.00 WIB.

Untuk antisipasi hal tersebut tim gabungan Kakorlantas dengan Dirjen Perhubungan darat serta stakeholder terkait melakukan sekenario pengalihan arus di tiga titik yaitu: Pertama, exit Cibubur (Cibubur - Cileungsi-Jonggol-Cariu-Cikalong/Cianjur). Kedua, Interchange Bogor (Gerbang Bogor-Jl. Pajajaran - Jalan Raya Tajur - SP. Ciawi- Sukabumi). Ketiga, Interchenge 1B (Bocimi-Cigombong-Cicurug-Parung Kuda - Cibadak-Lingkar Sukabumi-Cianjur).

Budi meminta tim yang bertugas dapat melaksanakan tugas dengan baik sehingga bisa mengurangi kemacetan di wilayah puncak. Selain itu Menhub juga mengimbau untuk memantau pergerakan kendaraan juga penumpang yang akan terjadi secara realtime dari menit per menit.

"Ketiga jalan alternatif tadi perlu menjadi perhatian supaya disitu tidak terjadi satu kemacetan. Kami apresiasi kepada apa yang dilakukan bupati, kapolres, pertamina dan kesehatan dan kakorlantas dan juga semua tim yang luar biasa," kata Menhub.

Menhub juga menjabarkan titik-titik krusial yang rawan kepadataan saat musim liburan Natal dan Tahun Baru seperti di Merak-Bakauheni, Cipali, Cirebon, Bali dan Indonesia bagian Timur.

"Kalau kita petakan yang mungkin puncak mudik itu ada beberapa tempat. Kalau darat itu ada dua titik yaitu satu di Merak-Bakauheni, kedua di Cipali. Yang lain terjadi di Bali juga Indonesia bagian timur karena mereka yang pulang natal itu sudah mulai balik ke daerah masing-masing. Kalau udara lebih merata ya karena tahun baru mereka liburnya lama jadi tidak ada satu puncak terntentu," ungkap Menhub.


Baca Juga

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA