Sunday, 15 Syawwal 1441 / 07 June 2020

Sunday, 15 Syawwal 1441 / 07 June 2020

Emil Resmikan Taman Pusdai Agar Makin Banyak yang ke Masjid

Senin 30 Dec 2019 13:51 WIB

Rep: Arie Lukihardianti/ Red: Andi Nur Aminah

Usai prosesi peresmian, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meninjau Taman Pusdai Jawa Barat, Jalan Surapati, Kota Bandung, Senin (30/12).

Usai prosesi peresmian, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meninjau Taman Pusdai Jawa Barat, Jalan Surapati, Kota Bandung, Senin (30/12).

Foto: Republika/Edi Yusuf
Taman Masjid Pusat Dakwah Islam (Pusdai) telah selesai direvitalisasi.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Gubernur Jabar, Ridwan Kamil, meresmikan Taman Masjid Pusat Dakwah Islam (Pusdai) yang telah selesai direvitalisasi, Senin (30/12). Menurut Ridwna Kamil, taman Pusdai dibangun supaya lebih ramah pada orang yang lalu lalang. Sehingga, mereka pun tertarik untuk shalat dan beribadah di Pusdai.

Baca Juga

"Maksudnya taman ini diperbaiki biar semakin banyak yang tertarik ka masjid. Jadi taman teh memperbanyak orang-orang saleh," ujar Ridwan Kamil yang akrab disapa Emil.

Berdasarkan pantauan Republika.co.id, walaupun baru diresmikan, sudah banyak masyarakat Bandung yang memanfaatkan taman tersebut untuk bermain bersama anak-anaknya. Keberadaan taman yang terletak di Jalan Surapati tersebut, membuat Pusdai semakin asri, kesan kumuh pun menjadi hilang.

Menurut Ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Pusdai Jabar M Choirul Anam, Pusdai Jabar telah melakukan pembenahan kelembagaan seperti pada KBIH dan Majelis Taklim Pusdai Jabar. Sebelum renovasi amanat yang harus mereka emban adalah bagaimana mengembalikan Pusdai ini sebagai Islamic center di Jabar. Di Jatim, Jateng, DKI ada Islamic Center tapi di Jabar ada padahal dulunya Pusdai ini dibangun untuk Islamic Center di Jabar.

"Memang kondisi sekarang Pusdai ini sangat memprihatinkan, catnya enggak tahu warnanya ini. Sebelum renovasi besar cat ini akan diprioritaskan dan bagian yang udah bocor atap-atapnya," katanya.

Menurutnya, anggaran untuk menyempurnakan bangunan Pusdai diperkirakan membutuhkan Rp 7,8 miliar namun anggaran itu di luar poliklinik. Dana pembangunan atau renovasi biasanya mereka mendapat dari CSR maupun sumbangan dari pengusaha Muslim. "Terakhir renovasi Pusdai, dilakukan 10 tahun yang lalu," katanya.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA