Sabtu, 28 Jumadil Akhir 1441 / 22 Februari 2020

Sabtu, 28 Jumadil Akhir 1441 / 22 Februari 2020

Anggota DPR Berharap Hubungan Polri-KPK tak Terganggu

Sabtu 28 Des 2019 11:02 WIB

Rep: Arif Satrio Nugroho/ Red: Ichsan Emrald Alamsyah

Penyidik senior KPK Novel Baswedan memberikan keterangan pers setelah diperiksa sebagai saksi di gedung KPK, Jakarta, Kamis (20/6/2019).

Penyidik senior KPK Novel Baswedan memberikan keterangan pers setelah diperiksa sebagai saksi di gedung KPK, Jakarta, Kamis (20/6/2019).

Foto: ANTARA/Yulius Satria Wijaya
Anggota DPR Herman Henry berharap Polri-KPK tak terganggu kasus Novel Baswedan

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Komisi III (Hukum, HAM, dan Keamanan) DPR RI Herman Herry mengapresiasi penangkapan terhadap dua polisi terduga pelaku penyiraman air keras terhadap penyidik KPK Novel Baswedan oleh oleh Polri. Ia berharap, meski pelaku adalah polisi, hubungan dua institusi penegak hukum itu tak terganggu.

Baca Juga

"Terlepas dari profil terduga pelaku penyerangan Novel Baswedan yang merupakan anggota Polri aktif, Saya berharap koordinasi aparat penegak hukum dalam pemberantasan korupsi tidak terganggu. Polri dan KPK harus tetap solid bergerak memberantas korupsi," ujar Herman, Jumat (27/12) malam.

Komisi III DPR menyerahkan sepenuhnya proses penegakan hukum terhadap kasus Novel tersebut kepada aparat kepolisian, agar bertindak secara profesional. Namun, Herman meminta ada rapat khusus antara Komisi Hukum dengan Kapolri terkait kasus itu.

Herman menyatakan, terkait dengan penangkapan kedua anggota Polri aktif itu, ia mengusulkan kepada Komisi III DPR RI untuk menggelar rapat dengan Kapolri pada masa sidang berikutnya. "Hal ini guna menggali informasi lengkap dan menyeluruh dari kepolisian serta mengawal agar penyelidikan kasus ini dilakukan setuntas-tuntasnya," ujar Herman.

Herman  mengapresiasi kinerja Polri di bawah pimpinan Kapolri Jenderal (Pol) Idham Azis dan Kabareskrim Polri Komjen (Pol) Listyo Sigit Prabowo. Setelah beberapa bulan menjabat, janji untuk menuntaskan kasus Novel tersebut dapat direalisasikan.

photo
Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo (tengah) memberikan keterangan pers terkait tersangka penyiraman penyidik senior KPK, Novel Baswedan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (27/12/2019).



Setidaknya, kata Herman, kasus yang telah terkatung-katung selama bertahun-tahun mulai terkuak. Mengingat penuntasan kasus teror terhadap penyidik KPK tersebut sudah lama ditunggu-tunggu oleh rakyat Indonesia.

"Seperti kita ketahui, Keberhasilan Polri menangkap kedua terduga pelaku penyerangan segaris dengan instruksi Presiden Joko Widodo. Bapak Presiden sebelumnya telah menyampaikan kepada Kapolri untuk menyelesaikan kasus ini secepat-cepatnya," ujar Politikus PDI Perjuangan itu.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA