Tuesday, 9 Rabiul Akhir 1442 / 24 November 2020

Tuesday, 9 Rabiul Akhir 1442 / 24 November 2020

Sejumlah Bus di Terminal Harjamukti tak Laik Jalan

Kamis 26 Dec 2019 16:54 WIB

Rep: Lilis Sri Handayani/ Red: Friska Yolanda

Petugas Dinas Perhubungan memeriksa kendaraan bus (ramp-check). Sejumlah bus di Terminal Harjamukti Kota Cirebon ditemukan tak laik jalan.

Petugas Dinas Perhubungan memeriksa kendaraan bus (ramp-check). Sejumlah bus di Terminal Harjamukti Kota Cirebon ditemukan tak laik jalan.

Foto: Thoudy Badai_Republika
Ada bis yang rodanya sudah gundul dan tidak dilengkapi peralatan standar.

REPUBLIKA.CO.ID, CIREBON -- Sejumlah bus di Terminal Harjamukti Kota Cirebon ditemukan tak laik jalan. Para pengelola bus pun diminta untuk memperhatikan kondisi bus demi keselamatan perjalanan maupun para penumpang.

Hal itu terungkap saat dilakukan pengecekan terhadap bus yang ada di Terminal Harjamukti, oleh jajaran Polres Cirebon Kota, Kamis (26/12). Dalam pengecekan itu, petugas menemukan ada bus yang rodanya sudah gundul. Selain itu, adapula bus yang tidak dilengkapi dengan peralatan standar, seperti martil pemecah kaca dan alat pemadam api ringan (APAR).

Terhadap bus yang bannya gundul, petugas tidak memperbolehkan untuk berangkat kecuali bannya diganti terlebih dulu. "(Untuk bus yang tidak dilengkapi peralatan standar), kami minta agar mereka segera melengkapinya," ujar Kapolres Cirebon Kota, AKBP Roland Ronaldy.

Roland menjelaskan, kecelakaan bisa disebabkan oleh beberapa faktor. Selain kondisi kendaraan, kecelakaan juga dapat disebabkan oleh faktor pengemudinya. Karena itu, baik kendaraan maupun pengemudi, harus dalam kondisi prima.

Dalam kesempatan itu, polisi juga bekerja sama dengan BNN Kota Cirebon. Mereka melaksanakan pemeriksaan kesehatan dan tes urin terhadap pengemudi dan awak bus yang ada di terminal tersebut.

Tak hanya di Terminal Harjamukti, pengecekan juga dilakukan di Stasiun Cirebon. Pengamanan di stasiun juga dilengkapi dengan anjing pelacak untuk mengidentifikasi kemungkinan adanya narkoba maupun bahan peledak.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA