Monday, 9 Rabiul Awwal 1442 / 26 October 2020

Monday, 9 Rabiul Awwal 1442 / 26 October 2020

Korban Banjir Pesisir Selatan Butuh Makanan

Kamis 26 Dec 2019 01:52 WIB

Rep: Febrian fachri/ Red: Dwi Murdaningsih

Ratusan rumah terendam banjir di Kabupaten Pesisir Selatan. Foto: Ilustrasi Banjir

Ratusan rumah terendam banjir di Kabupaten Pesisir Selatan. Foto: Ilustrasi Banjir

Foto: MGIT3
Ratusan rumah terendam banjir di Kabupaten Pesisir Selatan.

REPUBLIKA.CO.ID, PAINAN- Banjir melanda Kabupaten Pesisir Selatan pada Rabu (25/12). Penyebab banjir karena tingginya curah hujan dengan intensitas tinggi. Banjir berasal dari luapan Sungai Batang Lumpo.

Kalaksa Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumatra Barat Erman Rahman mengatakan, banjir mengakibatkan 546 unit rumah terendam. Banjir mengharuskan lebih kurang 100 kepala keluarga (KK) harus mengungsi ke tempat aman.

Erman menyebut warga yang mengungsi kini butuh pertolongan. Terutama makanan siap saji dan pelayanan kesehatan.

"Kebutuhan mendesak, makanan Siap Saji dan pelayanan kesehatan agar masyarakat tidak terserang penyakit," kata Erman.

Saat ini banjir masih menggenangi Nagari Gurun Panjang di Kecamatan Bayang, Pesisir Selatan. Namun warga yang berada di lokasi sudah mengevakuasi diri secara mandiri. Tim BPBD Pesisir Selatan menurut Erman sudah berada di lokasi untuk membantu mengevakuasi warga dan membersihkan sisa lumpur yang dibawa banjir.

Sementara di Kecamatan IV Jurai air sudah mulai surut. Warga baru bisa kembali ke rumah masing-masing begitu sudah dibersihkan.

Hujan deras dengan intensitas tinggi mengakibatkan bencana banjir di dua kecamatan di Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat pada Rabu (25/12). Dua kecamatan itu yakni Kecamatan IV Jurai dan Kecamatan Bayang.

"Kejadian bencana alam akibat curah hujan tinggi di Sumatera Barat tepatnya di Kabupaten Pesisir Selatan," kata Kalaksa BPBD Sumatera Barat Erman Rahman.

Di Kecamatan IV Jurai, banjir mengakibatkan 446 rumah terendam. Warga terdampak sebanyak 100 kepala keluarga (KK) yang harus mengungsi ke tempat aman. Di kecamatan ini, banjir mulai terjadi sejak pukul 18.30 WIB akibat meluapnya Sungai Batang Lampo dengan ketinggian air 50-70 senti meter. Selain rumah warga, banjir juga merendam 96,5 hektare sawah dan dua unit huller.

Di Kecamatan IV Jurai ini, terdapat 8 nagari yang terdampak banjir. Yakni Nagari Bukik Kaciak, Nagari Lampo, Nagari Sungai Sariak, Nagari Taratak Tangah Lumpo, Nagari Sungai Gayo Lumpo, Nagari Ampuan Lumpo, Nagari Limau Gadang Lumpo dan Nagari Batu Kunik Lumpo.

Di Kecamatan Bayang, banjir melanda Nagari Gurun Panjang. Banjir di sini melanda lebih kurang 100 unit rumah dan lebih kurang 80 hektare sawah. Ketinggian air hingga sore ini mencapai 50 -60 senti meter.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA