Saturday, 14 Syawwal 1441 / 06 June 2020

Saturday, 14 Syawwal 1441 / 06 June 2020

Anggota DPR: Nana Sujana Tepat Jabat Kapolda Metro

Selasa 24 Dec 2019 16:47 WIB

Red: Ratna Puspita

Angota Polda Metro Jaya (Ilustrasi). Irjen Nana Sujana telah ditunjuk sebagai kepala Polda Metro Jaya,

Angota Polda Metro Jaya (Ilustrasi). Irjen Nana Sujana telah ditunjuk sebagai kepala Polda Metro Jaya,

Foto: Thoudy Badai_Republika
Nana Sujana memiliki latar belakang yang cukup bagus di institusi Kepolisian.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Anggota Komisi III DPR RI I Wayan Sudirta menilai penunjukan Irjen Nana Sujana sebagai Kapolda Metro Jaya menggantikan Irjen Gatot Eddy Pramono merupakan langkah yang tepat dan tidak keliru. Dia menilai Nana memiliki latar belakang yang cukup bagus di institusi Kepolisian.

"Mungkin banyak polisi bagus, tapi kalau ditunjuk Nana rasanya tidak masalah. Memang kalau lihat banyak polisi yang layak jadi Kapolda Metro Jaya," kata Wayan di Jakarta, Selasa (24/12).

Dia menjelaskan ada banyak alasan Nana layak jadi Kapolda Metro Jaya, di antaranya melihat latar belakangnya di bidang intelijen dan keamanan (intelkam). Sebab, salah satu unsur penting yang dibutuhkan seorang Kapolda Metro Jaya.

Politikus PDIP itu mengatakan, dengan kompleksitas permasalahan, berbagai kerumitan yang ada di Jakarta, intelijen yang paling tahu terhadap segala dan kemungkinan kejadian daripada satuan-satuan lain di kepolisian. Wayan mengatakan Nana merupakan sosok yang memiliki karier cemerlang di Kepolisian.

Sebab, Nana pernah menjabat sebagai pimpinan di pucuk Korps Bhayangkara mulai dari Kapolsek, Kapolres hingga Wakapolda sehingga tidak lagi diragukan pengalamannya. "Memang seorang Kapolda Metro Jaya itu penting sekali, jadi butuh orang yang dapat dipercaya Presiden dan Kapolri," ujarnya.

Menurut dia, Presiden Jokowi pasti membutuhkan kepercayaan dari Panglima TNI, Kapolri, Pangdam Jaya termasuk Kapolda Metro Jaya sehingga sulit jika penunjukan Kapolda Metro Jaya tidak ada komunikasi dengan Presiden RI. Wayan menilai Kapolda Metro Jaya juga harus bisa berkomunikasi dan koordinasi dengan berbagai instansi pusat karena jabatan Kapolda Metro Jaya berbeda dengan kapolda-kapolda lain yang paling memerlukan komunikasi maksimal dan setiap saat.

"Saya mendukung dan apresiasi kalau Kapolda Metro adalah orang yang sudah diketahui rekam jejaknya oleh Presiden, orang yang sudah dikenal. Bukan hanya dikenal, tapi dapat dipercaya oleh Presiden," katanya.

Dia mengajak semua pihak mendukung dan memberikan kepercayaan kepada Nana untuk memimpin Kapolda Metro Jaya, diharapkan Jakarta akan lebih aman kondisinya dan bisa menyeimbangkan antara demokrasi dan kehadiran negara.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA