Sunday, 27 Zulqaidah 1443 / 26 June 2022

UAD Kirim Tiga Mahasiswanya ke Jerman untuk Penelitian

Senin 23 Dec 2019 13:30 WIB

Rep: Silvy Dian Setiawan/ Red: Dwi Murdaningsih

Mahasiswa UAD akan melakukan penelitian di tiga kampus di Jerman selama 20 hari. Foto: Kampus Universitas Ahmad Dahlan

Mahasiswa UAD akan melakukan penelitian di tiga kampus di Jerman selama 20 hari. Foto: Kampus Universitas Ahmad Dahlan

Foto: .
Mahasiswa UAD akan melakukan penelitian di tiga kampus di Jerman selama 20 hari.

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA -- Program Studi Teknik Kimia Universitas Ahmad Dahlan (UAD) untuk pertama kalinya mengirimkan tiga mahasiswanya dalam rangka melakukan penelitian di Jerman. Penelitian ini berkolaborasi dengan tiga universitas sekaligus yakni Flensbrug University, Technische Universitat Berlin dan Leipzig University.

Tiga mahasiswa tersebut yakni Mar’atul Husna, Tifanny Rizka Ariandi dan Lia Septianingsih. Mereka melakukan penelitian selama dua puluh hari di tiga universitas Jerman tersebut.

Baca Juga

Kepala Program Studi Teknik Kimia, Erna Astuti mengatakan, penelitian ini sudah dimulai sejak 9 Desembr dan akan berakhir pada 28 Desember 2019 mendatang. Pengiriman mahasiswa untuk melakukan penelitian di Jerman ini guna memperluas jaringan penelitian mahasiswa UAD.

"Penelitian di Jerman ini juga memperluas jaringan sesama ilmuwan sebidang di Jerman sehingga akan tercipta pemanfaatan sumber daya dan sarana bersama antarlembaga secara berkesinambungan," kata Erna dalam keterangan resminya.

Ia menjelaskan, penelitian ini juga dalam rangka meningkatkan kemampuan mahasiswa UAD saat berkolaborasi dengan universitas internasional. Selain itu, juga meningkatkan pengakuan internasional terhadap penelitian yang dilakukan.

Sementara itu, Mar’atul Husna berharap melalui penelitian yang dilakukan tersebut dapat meningkatkan mutu penelitian mahasiswa UAD. Selain itu, juga meningkatkan jumlah publikasi ilmiah dalam jurnal ilmiah internasional.

“Semoga hasil dari research collaboration ini dapat membantu menyelesaikan permasalahan yang ada di Indonesia dan mahasiswa memiliki potensi besar di masa depan. Terutama dalam meningkatkan kemampuan di bidang penelitian,” katanya.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA