Monday, 2 Syawwal 1441 / 25 May 2020

Monday, 2 Syawwal 1441 / 25 May 2020

In Picture: Kementerian BUMN Luncurkan Program Anti Kekerasan Seksual

Ahad 22 Dec 2019 23:28 WIB

Rep: Prayogi/ Red: Edwin Dwi Putranto

Foto: Republika/Prayogi
Program ini diluncurkan untuk melindungi para karyawan perempuan di lingkungan kerja.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) meluncurkan program Anti Kekerasan Seksual di Jakarta, Ahad (22/12). Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan program ini diluncurkan untuk melindungi para karyawan khususnya perempuan di lingkungan kerja.

"Setiap 30 menit terdapat dua kekerasan seksual terjadi di Indonesia, baik di rumah, ruang publik, dan juga banyak terjadi di tempat kerja. Sekecil apapun pelecehan seksual tidak dapat kita biarkan," kata Erick dalam acara Peringatan Hari Ibu: Kerja Profesional Tanpa Kekerasan Seksual, Ahad (22/12).

 

Program Anti Kekerasan Seksual yang diliuncurkan ini terdiri dari tiga langkah strategis. Langkah pertama yaitu membuka akses saluran pengaduan sebesar-besarnya hingga level tertinggi atau disebut juga dengan layanan Letter to Ceo. 

 

Langkah kedua yaitu memberikan penguatan hukum di lingkungan BUMN untuk memastikan sistem pemberian hukuman benar-benar diterapkan.

 

Langkah terakhir adalah membangun kesadaran tentang Anti Kekesaran Seksual kepada seluruh pegawai BUMN. Salah satunya melalui kampanye #gerakansaya berani. Kampanye ini diharapkan dapat mendorong korban pelecehan agar berani melaporkan. 

Sumber : Republika

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA