Saturday, 7 Rabiul Awwal 1442 / 24 October 2020

Saturday, 7 Rabiul Awwal 1442 / 24 October 2020

130 Rumah Rusak di Sukabumi Diterjang Angin Kencang

Ahad 22 Dec 2019 18:09 WIB

Rep: Riga Nurul Iman/ Red: Nur Aini

Cuaca angin kencang. (ilustrasi)

Cuaca angin kencang. (ilustrasi)

Foto: Republika/Mahmud Muhyidin
Jumlah warga yang terdampak angin kencang di Sukabumi sebanyak 462 jiwa.

REPUBLIKA.CO.ID, SUKABUMI -- Sebanyak 130 unit rumah warga di Kecamatan Ciambar, Kabupaten Sukabumi terdampak bencana angin kencang atau puting beliung, Sabtu (21/12). Selain itu, sarana umum seperti sekolah dasar dan mushala juga ikut terdampak.

Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi menyebutkan, total keseluruhan rumah terdampak angin puting beliung di Kecamatan Ciambar mencapai 130 unit. Rinciannya tujuh unit rumah rusak berat, lima unit rusak sedang, dan rusak ringan 55 unit serta sudah diperbaiki sebanyak 63 unit. 

Sementara jumlah warga terdampak sebanyak 139 kepala keluarga (KK) atau terdiri atas 462 jiwa. Sarana lainnya yang terdampak yakni tempat ibadah sebanyak dua mushola, sarana pendidikan dua lokal rusak di SDN dan MD serta sarana usaha kedai kopi. Selain itu, pohon tumbang yang berhasil dievakuasi oleh tim sebanyak 16 pohon tersebar di 5 Desa.

Baca Juga

‘’Dari hasil pendataan ada sebanyak 130 unit rumah yang terdampak bencana,’’ ujar Kepala Seksi Kedaruratan, BPBD Kabupaten Sukabumi Eka Widiaman kepada wartawan, Ahad (22/12). Ratusan rumah tersebut tersebar di lima desa Kecamatan Ciambar.

Pertama di Desa Ginanjar yakni rumah rusak sedang tiga unit, rusak ringan 20 unit dan sudah diperbaiki 31 unit. Sehingga, total yang terdampak 54 rumah yang dihuni 58 kepala keluarga (KK) atau terdiri atas 219 jiwa tersebar di 6 ke RT an.

Kedua, Desa Ciambar terdapat satu unit rusak berat, rusak sedang satu unit dan rusak ringan 4 unit, dan yang sudah diperbaiki 10 unit serta satu unit mushala. Total yang terdampak 16 rumah dan satu tempat ibadah dan warga terdampak 18 KK atau terdiri atas 38 jiwa tersebar di 3 ke Rt an.

Ketiga di Desa Ambar Jaya terapat tiga rumah rusak berat dan 20 unit rumah rusak ringan, dan sudah diperbaiki 10 unit. Dampak lainnya sarana pendidikan SDN Babakan Sawah, sarana ibadah mushola.  Total yang terdampak 33 rumah, 1 sarana pendidikan SDN, 1 mushola. Warga terdampak 36 KK atau 115 jiwa tersebar di 3 Kedusunan

Berikutnya keempat di Desa Munjul terdapat satu rumah rusak berat dan enam unit rusak ringan, serta 9 unit sudah diperbaiki. Selain itu, berdampak pada sarana pendidikan SDN Ciaripin dan MD An-naba. Total yang terdampak 16 rumah, sarana pendidikan 2, 16 KK atau 48 jiwa tersebar di lima RT.

Terakhir, Desa Cibunar Jaya terdapat dua rumah rusak berat, rusak sedang dua unit, dan rusak ringan 5 unit, serta sudah diperbaiki 3 unit. Sarana lainnya yang rusak tempat usaha kedai kopi. Total yang terdampak 11 rumah, 1 tempat usaha. Warga yang terdampak 11 KK atau 42 jiwa tersebar di 6 ke RT-an

Penanganan bencana dilakukan tim gabungan. Di antaranya Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Ciambar, relawan Ciambar, Pramuka Peduli, Relawan Doa, Ruang Peduli, Satgas BPBD, dan perangkat Desa masing masing.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA