Thursday, 9 Sya'ban 1441 / 02 April 2020

Thursday, 9 Sya'ban 1441 / 02 April 2020

Harga Sayur di Agam Mulai Naik

Sabtu 21 Dec 2019 11:21 WIB

Red: Indira Rezkisari

Musim hujan mengakibatkan harga sayur di sejumlah wilayah Indonesia naik.

Musim hujan mengakibatkan harga sayur di sejumlah wilayah Indonesia naik.

Foto: Abdan Syakura
Kenaikan harga sayur di Agam terjadi sejak musim hujan.

REPUBLIKA.CO.ID, LUBUKBASUNG -- Harga sayur-sayuran di pasar tradisional Kabupaten Agam, Sumatra Barat, naik menjelang akhir 2019. Kenaikan harga dipicu curah hujan yang cukup tinggi melanda daerah itu sejak sepekan lalu.

Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Agam, Nelfia Fauzana di Lubukbasung, Sabtu (21/12), mengatakan harga sayur yang naik berupa kentang dari Rp 27 ribu menjadi Rp 29 ribu per kilogram. Lalu tomat dari Rp 5 ribu menjadi Rp 10 ribu per kilogram, cabai merah dari Rp 30.000 menjadi Rp 35.000 per kilogram.

"Harga ini naik dari Rp 3 ribu sampai Rp 5 ribu per kilogram dan ini informasi yang kita peroleh dari sejumlah pedagang di pasar tradisional di daerah itu," katanya.

Ia mengakui harga sayu-sayuran itu naik akibat permintaan cukup tinggi di daerah itu. Sedangkan persedian kebutuhan tersebut berkurang di pedagang pengumpul akibat curah hujan cukup tinggi melanda daerah penghasil di Kecamatan Ampekkoto, Banuhampu, Canduang dan lainnya.

"Di daerah penghasil sering dilanda hujan cukup tinggi semenjak sepekan, sehingga berdampak terhadap hasil panen," katanya.

Untuk harga kebutuhan yang turun berupa wartel dari Rp 5.000 menjadi Rp 4.000 per kilogram dan bawang prey dari Rp 25 ribu menjadoi Rp 20 ribu per kilogram.

Sedangkan harga kebutuhan yang normal berupa harga beras benang pulau Rp 12 ribu per kilogram, beras sokan Rp 12 ribu per kilogram, IR 42 Rp 12 ribu per kilogram, gula pasir Rp 14 ribu per kilogram, ayam broiler Rp 50 ribu per ekor, ayam kampung Rp 60 ribu per ekor.

Selain itu harga daging sapi Rp 120 ribu per kilogram, telur ayam bras Rp 1.500 per butir, telur ayam kampung Rp 2.500 per butir, telur bebek Rp 2.500 per butir, ikan tongkol Rp 15 per kilogram, ikan sarden Rp 25 ribu per kilogram dan lainnya.

"Harga ini normal semenjak akhir November 2019," katanya.

Ia mengakui persediaan bahan kebutuhan pokok aman saat Natal dan akhir 2019. Termasuk persediaan bahan bakar minyak dan LPG dan apabila terjadi kelangkaan akan melakukan koordinasi dengan PT Pertamina.


Baca Juga

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA