Friday, 6 Syawwal 1441 / 29 May 2020

Friday, 6 Syawwal 1441 / 29 May 2020

Datangkan Arteta, Ini Kompensasi yang Harus Dibayar Arsenal

Kamis 19 Dec 2019 21:08 WIB

Rep: Rahmat Fajar/ Red: Endro Yuwanto

Mikel Arteta diincar Arsenal.

Mikel Arteta diincar Arsenal.

Foto: EPA-EFE/STRINGER
Namun, Arsenal harus menyepakati biaya kompensasi dan jadwal pembayaran.

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Arsenal harus membayar sekitar dua juta poundsterling sebagai kompensasi untuk membawa asisten pelatih Manchester City, Mikel Arteta, kembali ke Emirates sebagai pelatih kepala. Dilansir dari Skysports, Jumat (19/12), negoisasi sedang berlangsung antarkedua klub.

Direktur pelaksana Arsenal, Vinai Venkatesham dan pengacara klub, Huss Fahmy, diketahui meninggalkan rumah Arteta di Manchester pada Senin (15/12) dini hari lalu setelah pertemuan berlangsung sekitar dua jam lamanya.

City pun dilaporkan tak akan menghalangi Arteta jika memang ia ingih menjadi pelatih Arsenal. Namun the Gunners harus menyepakati biaya kompensasi dan jadwal pembayaran. Isu Arteta menjadi pelatih Arsenal memang santer dalam tiga pekan belakangan setelah Unai Emery dipecat.

Sekarang ini Arsenal masih dibawah kendali pelatih sementara Freddie Ljungberg. Arteta pun menyatakan keinginannya untuk menjadi pelatih kepala bekas klubnya.  Pelatih City, Pep Guardiola, memilih tak menjawab secara lugas tentang nasib asistennya tersebut.

"Tidak ada perubahan. Saya tidak punya kabar,” ujar Guardiola usai mengantarkan kemenangan timnya melawan Oxford United di Piala Carabou.

Mantan pelatih Barcelona itu hanya akan menjawab tentang pertanyaan permainan. Karena tentang Arteta belum ada kemajuan dan kabar lebih lanjut. Dia berjanji akan menjawab apabila ada kabar yang bisa disampaikan.

Selain Arteta, banyak nama sebelumnya yang dikait-kaitkan melatih Arsenal. Mulai dari Carlo Ancelotti, Eddie Howe, Massimiliano Allegri, Mauricio Pochettino, Patrick Viera, dan Arteta sendiri. Namun sekarang ini, nama terakhir adalah yang terkuat.

Baca Juga

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA