Friday, 13 Rabiul Awwal 1442 / 30 October 2020

Friday, 13 Rabiul Awwal 1442 / 30 October 2020

Perubahan Revolusioner Pendidikan

Kamis 19 Dec 2019 17:05 WIB

Red: Yudha Manggala P Putra

  Pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK).   (ilustrasi)

Pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). (ilustrasi)

Foto: Republika/Yasin Habibi
Harus dirumuskan secara jelas untuk membentuk siswa berkarakter dan berakhlak mulia.

REPUBLIKA.CO.ID, -- Kualitas pendidikan di Indonesia masih jauh tertinggal dibandingkan dengan negara-negara lainnya. Dari peringkat yang dirilis PISA tahun 2018, Indonesia masih berada di rangking 10 besar terbawah dalam kemampuan membaca, matematika, dan sains. Padahal selama ini kurikulum pendidikan di Indonesia sudah banyak menitikberatkan pada pemenuhan kemampuan kompetensi.

Perubahan kebijakan pendidikan khususnya penghapusan UN yang dicetuskan Mendikbud Nadiem Makarim membawa sejuta harapan pada perbaikan pendidikan di Indonesia. Kemerdekaan dalam belajar mengajar baik bagi guru maupun siswa terus digaungkan. Dari sini diharapkan akan tercipta sekolah menyenangkan bagi semua.

Gagasan ini menarik tetapi akan jauh dari keberhasilan jika tidak ada perubahan revolusioner dari paradigma dasar pendidikan itu sendiri.

Kurikulum, strategi, dan tujuan pendidikan harus dirumuskan secara jelas untuk membentuk siswa berkarakter dan berakhlak mulia yang menjadikan agama sebagai pondasi kehidupan tanpa mengesampingkan kemampuan kompetensi yang dibutuhkan dalam kehidupan.

Jangan sampai perubahan ini hanya dilakukan untuk memenuhi kompetensi lulusan yang siap menghadapi R.I.4.0 dan tidak menyentuh aspek problem fundamental dunia pendidikan.


*Pengirim: Wahyu Utami, S.Pd, Praktisi dan Pemerhati Pendidikan

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
Disclaimer: Retizen bermakna Republika Netizen. Retizen adalah wadah bagi pembaca Republika.co.id untuk berkumpul dan berbagi informasi mengenai beragam hal. Republika melakukan seleksi dan berhak menayangkan berbagai kiriman Anda baik dalam dalam bentuk video, tulisan, maupun foto. Video, tulisan, dan foto yang dikirim tidak boleh sesuatu yang hoaks, berita kebohongan, hujatan, ujaran kebencian, pornografi dan pornoaksi, SARA, dan menghina kepercayaan/agama/etnisitas pihak lain. Pertanggungjawaban semua konten yang dikirim sepenuhnya ada pada pengirim. Silakan kirimkan video, tulisan dan foto ke retizen@rol.republika.co.id.
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA