Saturday, 14 Syawwal 1441 / 06 June 2020

Saturday, 14 Syawwal 1441 / 06 June 2020

Bupati Bogor Ajak Warga Zikir Bersama Malam Tahun Baru

Kamis 19 Dec 2019 05:12 WIB

Red: Ani Nursalikah

Bupati Bogor Ajak Warga Zikir Bersama Malam Tahun Baru. Zikir (Ilustrasi)

Bupati Bogor Ajak Warga Zikir Bersama Malam Tahun Baru. Zikir (Ilustrasi)

Foto: REPUBLIKA
Zikir Malam Harmoni Bogor digelar sebagai wujud rasa syukur.

REPUBLIKA.CO.ID, CIBINONG -- Bupati Bogor Ade Yasin mengajak warga untuk memanjatkan doa dan berzikir bersama pada malam Tahun Baru 2020 dalam kegiatan bertajuk "Malam Harmoni Bogor". Acara tersebut sekaligus memperingati satu tahun masa kepemimpinannya.

"Insya Allah di akhir tahun ini Pemkab Bogor akan menggelar Malam Harmoni Bogor. Kegiatan ini sebagai wujud rasa syukur kami dan sekaligus melakukan refleksi akhir tahun," ujarnya kepada Antara di Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu petang (18/12).

Menurutnya, acara yang akan digelar di sepanjang Jalan Tegar Beriman, Cibinong, itu akan menghadirkan para habaib, kiai, ustadz, dan alim ulama se-Kabupaten Bogor. Dia juga ingin mengajak masyarakat semarak dalam melantunkan doa-doa.

Ia berpesan kepada masyarakat yang akan ikut serta kegiatan Malam Harmoni Bogor untuk tidak membawa kembang api, petasan, dan benda-benda lainnnya yang berpotensi menimbulkan kegaduhan lainnya di malam penutupan tahun. "Tidak ada pesta kembang api, petasan, atau ap pun itu, justru kita isi dengan zikir dan doa bersama, sekaligus refleksi juga selama kepemimpinam selama setahun ini, alhamdulillah berjalan baik, walaupun tentu masih banyak kekurangannya," ujarnya.

Ade Yasin, menganggap peran ulama di Kabupaten Bogor begitu penting. Hal itu tertuang dalam salah satu programnya yang dirangkum dalam Pancakarsa, yakni Karsa Berkeadaban.

Pemkab Bogor bahkan berkerja sama dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Bogor untuk rutin menggelar pengaderan ulama. Program tersebut bernama Pendidikan Kader Ulama (PKU).

Program PKU ini berlangsung selama empat bulan setiap tahunnya. Para pesertanya berjumlah 50 orang yang lulus seleksi, berasal dari utusan MUIkecamatan, pondok pesantren, Ormas Islam, dan satuan kerja perangkat daerah (SKPD) Pemkab Bogor.

Baca Juga

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA