Monday, 13 Sya'ban 1441 / 06 April 2020

Monday, 13 Sya'ban 1441 / 06 April 2020

Longsor Tutup Akses Soreang-Ciwidey

Selasa 17 Dec 2019 23:33 WIB

Red: Nora Azizah

Hujan deras yang mengguyur wilayah Bandung Raya, Selasa (17/12) sore menyebabkan galian C di Kampung Sungapan, Desa Sadu, Kecamatan Soreang, Kabupaten Bandung mengalami longsor. Akibatnya material tanah masuk ke badan jalan sehingga akses jalan menjadi tertutup.

Hujan deras yang mengguyur wilayah Bandung Raya, Selasa (17/12) sore menyebabkan galian C di Kampung Sungapan, Desa Sadu, Kecamatan Soreang, Kabupaten Bandung mengalami longsor. Akibatnya material tanah masuk ke badan jalan sehingga akses jalan menjadi tertutup.

Foto: dok. Damkar Kabupaten Bandung
Longsor terjadi akibat hujan deras mengguyur Kabupaten Bandung, Selasa (17/12).

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Bencana alam longsor terjadi di kawasan galian C di Jalan Raya Soreang-Ciwidey tepatnya di Desa Sadu, Kecamatan Soreang, Kabupaten Bandung, Selasa (17/12). Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung, Hendra Hidayat mengatakan peristiwa itu terjadi sekira pukul 15.00 WIB saat hujan deras turun mengguyur wilayah Bandung.

Longsor tersebut mengakibatkan material longsor menutupi jalan raya yang menghubungkan Kecamatan Soreang dan Ciwidey. Akibatnya masyarakat tidak bisa mengakses jalan tersebut karena ditutup sementara.

Hendra mengimbau masyarakat agar menghindari kawasan tersebut. Pihak BPBD masih melakukan pengecekan untuk memastikan apakah terdapat potensi longsor susulan.

"Sebaiknya warga menghindari jalur tersebut untuk antisipasi, kami tim BPBD masih melakukan assesment," kata dia.

Hingga kini, berdasarkan laporan Dinas Pemadam Kebakaran (Disdamkar) Kabupaten Bandung, material longsor terjadi dari sisi lain kawasan tersebut. Sebagian petugas Disdamkar juga masih melakukan pembersihan lumpur akibat longsor.

Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Bandung telah menetapkan status siaga bencana banjir, angin kencang, dan longsor. Menurut Hendra penetapan status tersebut adalah hasil dari rapst koordinasi dengan para pemangku kebijakan di Kabupaten Bandung

Baca Juga

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA