Wednesday, 15 Sya'ban 1441 / 08 April 2020

Wednesday, 15 Sya'ban 1441 / 08 April 2020

Kapal Pelni Dipastikan Bisa Melalui Cuaca Buruk

Rabu 18 Dec 2019 09:48 WIB

Rep: Rahayu Subekti/ Red: Friska Yolanda

Sejumlah penumpang Kapal Pelni Leuser asal Sampit, Kalimantan Tengah, menuruni tangga ketika kapal yang mereka tumpangi bersandar di Dermaga Gapura Surya Nusantara, Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Jawa Timur, Rabu (29/5/2019).

Sejumlah penumpang Kapal Pelni Leuser asal Sampit, Kalimantan Tengah, menuruni tangga ketika kapal yang mereka tumpangi bersandar di Dermaga Gapura Surya Nusantara, Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Jawa Timur, Rabu (29/5/2019).

Foto: Antara/Zabur Karuru
Pelni mengoperasikan 26 kapal trayek nusantara, kapasitas terpasang 55.668 orang

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Masa libur Natal dan Tahun Baru 2019/2020 bersamaan dengan musim hujan. Kepala Kesekretariatan Perusahaan PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) (Persero) Yahya Kuncoro memastikan kapal-kapal yang disiapkan dapat bertahan meski cuaca buruk.

Baca Juga

"Umumnya kapal Pelni walau ada peringatan BMKG, masih bisa melalui daerah tersebut. Kecuali kapal perintis kan kecil itu harus tunggu cuaca bagus," kata Yahya di Jakarta, Selasa (17/12) malam.

Selama Natal dan Tahun Baru 2019/2020, Yahya mengatakan Pelni mengoperasikan 26 kapal trayek nusantara dengan kapasitas terpasang 55.668 orang. Dari total kapasitas tersebut terdiri dari 34.309 kapasitas reguler dan sebanyak 21.359 kapasitas dispensasi.

Selain menyiapkan kapal trayek nusantara, Yahya mengatakan Pelni juga menyiapkan kapal perintis pada periode Natal dan Tahun Baru 2019/2020. Kapal perintis tersebut melayani masyarakat yang berada di daerah Tertinggal, Terpencil, Terdepan dan Perbatasan (T3P).

"Kapal perintis untuk mengantar orang dan barang kebutuhan pokok masyarakat. Kami siapkan pula untuk melayani masyarakat di daerah T3P," ujar Yahya.

Dia nennambahkan, Pelni juga melakukan rerouting untuk mengantisipasi peningkatan penumpang. Dia menjelaskan terdapat penambahan pada ruas Batam-Belawan, Surabaya-Balikpapan, Semarang-Kumai-Surabaya-Sampit, dan Bitung-Papua Port, dan Ambon-Banda Neira.

Pelni memprediksi akan terjadi kenaikan penumpang pda libur Natal dn Tahun Bari 2019/2020. Pelni mencatat pada periode volume penumpang mencapai 411.013 pelanggan dan pada 2018 mencapai 516.825 pelanggan. Sementara itu, pada tahun inj diprediksi melonjak menjadi 548.801 pelanggan atau akan naik 5,8 persen. 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA