Wednesday, 2 Rajab 1441 / 26 February 2020

Wednesday, 2 Rajab 1441 / 26 February 2020

Jelang Natal, Polda Metro Siapkan Pengamanan di 1.558 Gereja

Rabu 18 Dec 2019 09:18 WIB

Rep: Flori Sidebang / Red: Friska Yolanda

Gereja Katedral, Jakarta.

Gereja Katedral, Jakarta.

Foto: Aprillio Akbar/Antara
Jemaat gereja diminta tidak membawa tas besar untuk mempercepat pemeriksaan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan, pihaknya telah menyiapkan 8.196 personel untuk mengamankan perayaan Natal dan Tahun Baru. Yusri menjelaskan, jumlah personel itu akan mengamankan 1.558 gereja dan 1.360 titik perayaan lainnya yang biasa jadi tempat berkumpulnya masyarakat, seperti tempat wisata.

Baca Juga

"Ada beberapa gereja yang kita skala prioritas, ada 57 gereja yang memang gereja itu berdekatan dengan tempat ibadah lain. Ada juga beberapa gereja saat pengamanan malam Natal memang di daerahnya basisnya di luar temen nasrani kita siapkan pengaman khusus," kata Yusri dalam keterangan tertulisnya, Rabu (18/12).

Yusri menuturkan, pihaknya juga akan berkoordinasi dengan stakeholder dan organisasi masyarakat seperti Barisan Ansor Serbaguna Nahdlatul Ulama (Banser NU) untuk mengamankan gereja saat perayaan Natal. Ia pun mengimbau kepada masyarakat yang hendak merayakan ibadah Natal di gereja tidak membawa tas berukuran besar.

"Kita sterilisasi dari tim gegana. Kita sampaikan panitia gereja untuk menyampaikan kepada jemaat sebaiknya tidak membawa tas besar. Pada saat pemeriksaan nanti bisa memperlancar, kalau membawa tas kan memakan waktu," ungkap Yusri.

Selain itu, sambung dia, kepolisian juga fokus terhadap pengamanan arus mudik yang diprediksi terjadi pada 23 Desember dan arus balik yang dipredikisi terjadi tanggal 1 Januari dan 2 Januari 2020. Ia menyebut, pihaknya yakin mampu menekan angka kemacetan hingga 30 persen dengan mengoptimalkan jalan tol. 

“Imbauan kami kepada para pemudik saat gunakan tol itu perlu kesiapan kendaraan, baik laik jalan, bahan bakar hingga bahan makanan,” ujar dia.

Sejumlah rekayasa lalu lintas, termasuk contra flow juga disiapkan untuk diberlakukan di jam-jam tertentu atau dilakukan secara situasional. Menurut dia, titik pusat kegiatan pergantian tahun diprediksi akan berada di Monas, Monumen Selamat Datang (Bundaran HI) dan Ancol.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA