Friday, 17 Sya'ban 1441 / 10 April 2020

Friday, 17 Sya'ban 1441 / 10 April 2020

Jalur Utama Banjarnegara-Wonosobo Tertimbun Tanah Longsor

Rabu 18 Dec 2019 02:23 WIB

Red: Esthi Maharani

 Kondisi tanah longsor di kawasan dataran tinggi Dieng, Banjarnegara, Jateng, Selasa (16/12).   (Antara/Anis Efizudin)

Kondisi tanah longsor di kawasan dataran tinggi Dieng, Banjarnegara, Jateng, Selasa (16/12). (Antara/Anis Efizudin)

Akibatnya kemacetan arus kendaraan dari arah Banjarnegara maupun Wonosobo

REPUBLIKA.CO.ID, PURWOKERTO - Jalur utama yang menghubungkan Banjarnegara dengan Wonosobo dilaporkan tertimbun tanah longsor di Sigaluh, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, Selasa, (17/12) sekitar pukul 16.00 WIB, akibat hujan lebat.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banjarnegara Arif Rahman membenarkan kejadian tanah longsor yang menutup ruas jalan nasional itu.

"Kejadian tersebut mengakibatkan kemacetan arus kendaraan dari arah Banjarnegara maupun Wonosobo. Panjang antrean kendaraan dari arah Banjarnegara sekitar 4 kilometer," katanya.

Ia mengatakan arus kendaraan dari arah Banjarnegara maupun Wonosobo untuk sementara dialihkan melalui jalur alternatif di sebelah utara Sungai Serayu.

Menurut dia, pihaknya telah mendatangkan alat berat untuk mengevakuasi material longsoran agar ruas jalan nasional tersebut dapat dilakui kendaraan kembali.

"Material longsorannya dari tebing sebelah selatan kalau dari arah Banjarnegara," katanya.

Saat dihubungi secara terpisah, Kepala Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resor Banjarnegara Ajun Komisaris Polisi Roy Irawan mengatakan saat sekarang petugas gabungan berupaya mengevakuasi material longsoran dengan mengerahkan alat berat. Selain itu, kata dia, anggota Satlantas Polres Banjarnegara juga telah mengalihkan arus kendaraan yang melintas di ruas jalan tersebut.

"Kalau yang dari arah barat diarahkan melalui Susukan menuju Kebumen, sedangkan dari arah Wonosobo, saat di Sawangan diarahkan belok kiri menuju Purworejo dan Kebumen. Itu untuk kendaraan-kendaraan besar seperti bus dan truk," katanya.

Menurut dia, kendaraan kecil masih bisa melalui jalan alternatif yang ada di sekitar lokasi kejadian.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA