Monday, 9 Rabiul Awwal 1442 / 26 October 2020

Monday, 9 Rabiul Awwal 1442 / 26 October 2020

Kementerian BUMN akan Rombak Jajaran Direksi KAI

Senin 16 Dec 2019 19:31 WIB

Rep: Muhammad Nursyamsi/ Red: Nidia Zuraya

PT Kereta Api Indonesia (Ilustrasi). Kementerian BUMN akan segera merombak jajaran direksi PT KAI (Persero).

PT Kereta Api Indonesia (Ilustrasi). Kementerian BUMN akan segera merombak jajaran direksi PT KAI (Persero).

Foto: Antara
Perombakan direksi KAI secara resmi akan disampaikan dalam RUPS.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) akan melakukan perombakan pada jajaran direksi PT Kereta Api Indonesia (KAI). Perombakan dalam jajaran direksi KAI bertujuan untuk mendorong kinerja KAI.

"Ada pergantian direksi di KAI," ujar Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Senin (16/12).

Arya mengatakan jumlah perubahan direksi KAI tidak banyak dan juga bukan merupakan masuknya orang dari luar KAI, melainkan dari kalangan internal KAI. "Tidak mengurangi atau menambah, tidak ada orang luar masuk dalam di internal saja," ucap Arya.

Arya menyampaikan perubahan dalam jajaran direksi KAI bertujuan untuk mendorong kinerja KAI yang sudah baik menjadi lebih maksimal ke depan. Kata Arya, perubahan direksi lebih kepada penempatan posisi direksi yang lebih sesuai dengan latar belakangnya guna menunjang kinerja perusahaan lebih maksimal.

"Kita sesuaikan juga latar belakang masing-masing direksi yang ada dan menempatkan orang pada di tempat yang benar, perubahannya itu saja untuk KAI," kata Arya.

Arya mengatakan perubahan direksi KAI secara resmi akan disampaikan dalam RUPS KAI yang digelar dalam waktu dekat. "(RUPS) secepatnya, mudah-mudahan tahun ini," lanjut Arya.

Arya mengatakan, KAI satu dari banyak BUMN yang mendapatkan evaluasi. Proses evaluasi hingga berujung pada pergantian direksi atau komisaris dilihat dari kategori skala evaluasi.

"Semua (BUMN) dievaluasi, yang prosesnya cepat seperti KAI, tidak banyak perubahan besar, jadi cepat juga," ungkap Arya.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA