Wednesday, 8 Sya'ban 1441 / 01 April 2020

Wednesday, 8 Sya'ban 1441 / 01 April 2020

Mengapa Tol Layang Japek Bergelombang?

Senin 16 Dec 2019 18:20 WIB

Rep: Fakhtar Khairon Lubis/ Red: Sadly Rachman

Foto Udara Tol Layang (Elevated) Jakarta-Cikampek (Japek) II di Tambun, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Minggu (15/12/2019).

Foto: ANTARA/Fakhri Hermansyah
EMBED
Tol Layang Jakarta-Cikampek resmi dibuka Ahad (15/12).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Tol Layang Jakarta-Cikampek resmi dibuka Ahad (15/12). Terbentang sepanjang 38 kilometer dari Cikunir-Karawang Timur.

Namun jika dilihat dari kejauhan jalur tol nampak bergelombang. Pimpinan Proyek Area 1 Jasa Marga, Prajudi menjelaskan penyebabnya.

Konstruksi menyesuaikan struktur di bawah yaitu overpass dan jembatan-jembatan. Meskipun struktur bergelombang dipastikan hal tersebut tidak berbahaya. Sebab bentuk desainnya sudah memenuhi kaidah teknis.

Tol layang tersebut dilengkapi delapan akses jalur darurat akses evakuasi melalui simpang susun atau interchange yang dilengkapi tangga ke bawah.

Terdapat di delapan titik di kilometer 13, 17, 21, 24, 28, 31, 36, dan 38.

 

 

Video Kreator | Fakhtar Khairon Lubis

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA