Wednesday, 4 Jumadil Akhir 1441 / 29 January 2020

Wednesday, 4 Jumadil Akhir 1441 / 29 January 2020

SDIT Bina Amal Semarang Kembali Wisuda Ratusan Hafiz

Senin 16 Dec 2019 16:45 WIB

Rep: Bowo S Pribadi/ Red: Dwi Murdaningsih

SDIT Bina Amal Semarang ingin membentuk generasi Qurani. Foto: Membaca Alquran.

SDIT Bina Amal Semarang ingin membentuk generasi Qurani. Foto: Membaca Alquran.

Foto: ist
SDIT Bina Amal Semarang ingin membentuk generasi Qurani.

REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG—Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Bina Amal Semarang kembali luluskan ratusan siswa penghafal Alquran. Hal ini terungkap dalam wisuda Tahfiz Quran tahun 2019/ 2020 yang digelar oleh SDIT Bina Amal Semarang, di lapangan sekolah setempat, Senin (16/12).

Kepala SDIT Bina Amal Semarang, Enni Rustiyanti mengatakan, Wisuda Tahfid adalah acara yang dilaksankan setiap akhir semester, yang selama ini diselenggarakan SDIT Bina Amal Semarang.

Salah satu kalender kegiatan rutin Wisuda Tahfidz ini, digelar sebagai bentuk apresiasi kepada siswa yang sudah lulus dalam ujian juz tahfiz Quran.

“Acara ini, sekaligus untuk memotivasi siswa agar tetap bersemangat dalam menyelesaikan target belajar yang ingin dicapai selama belajar dan menuntut ilmu di lingkungan SDIT Bina Amal,” ungkapnya.

Kendati begitu, lanjut Enni, untuk dapat mengikuti ujian Juz Tahfidz ini siswa SDIT Bina Amal  harus melalui tahapan yang telah ditentukan oleh penguji dan siswa tidak dapat melakukannya secara instan. Pengampu menyerahkan form setoran murojaah hafalan kepada panitia dan baru bisa dinyatakan lulus Juz oleh para penguji sebagai penentu siswa bisa mengikuti wisuda tahfiz akhir semester ini.

Artinya, untuk mengikuti wisuda tahfiz ini butuh pengenalan, pembiasaan, keteladanan serta kecintaan pada Alquran. “Karena salah satu misi dari sekolah kami adalah mencetak generasi Qur’ani,” kata dia.

Ia juga berharap, dari wisuda tahfiz ini, pembelajaran Alquran makin Booming dan meningkat terus. Siswa juga bisa lulus dengan memiliki hafalan sesuai dengan targetnya.

Demikiaan halnya, orang tua semakin mendukung pembelajaran siswa di rumah serta menjadi partner guru dengan mendampingi murojaah hafalan Alquran di lingkungan keluarga masing-masing. Dengan begitu, para siswa ini tidak sekedar berperan sebagai generasi penerus dan pemimpin bangsa, namun juga mampu generasi Qurani di masa depan.

“Sehingga, saat itu tiba, Alquran akan menjadi penuntun mereka untuk tetap menjadi generasi yang amanah dalam mengemban tanggungjawab mewujudkan kemakmuran dan keberkahan bangsa ini,” tandasnya.

Khusus pada penyelenggaraan akhir semester I kali ini, masih lanjut Enni, sebanyak 168 siswa SDIT Bina Amal Semarang telah mengikuti wisuda tahfiz. Mereka terdiri atas 63 siswa wisuda juz 30; 75 siswa wisuda juz 29; 11 siswa wisuda juz 28 dan Sembilan siswa wisuda juz 27. Selain itu juga tiga siswa wisuda juz 26; seorang siswa wisuda juz 1; tiga siswa wisuda juz 3 serta tiga siswa wisuda juz 4.

Baca Juga

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA