Tuesday, 21 Zulhijjah 1441 / 11 August 2020

Tuesday, 21 Zulhijjah 1441 / 11 August 2020

Tol Japek Dinilai Masih Perlu Penyempurnaan

Ahad 15 Dec 2019 20:10 WIB

Rep: Rahayu Subekti/ Red: Teguh Firmansyah

JALAN TOL LAYANG. Akses keluar meninggalkan Tol Layang Jakarta Cikampek (Japek II) arah Jakarta di KM 48 Karawang, Jawa Barat, Ahad (15/12).

JALAN TOL LAYANG. Akses keluar meninggalkan Tol Layang Jakarta Cikampek (Japek II) arah Jakarta di KM 48 Karawang, Jawa Barat, Ahad (15/12).

Foto: Yogi Ardhi/Republika
Penyempurnaan harus dilakukan dengan memperhatikan aspek keselamatan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pengamat transportasi Djoko Setijowarno menilai secara konstruksi kondisi jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek (Japek) sudah laik digunakan. Hanya saja, menurut Djoko jika jalan tol tersebut ingin dioperasikan bertarif maka perlu penyempurnaan.

“Penyempurnaan harus dilakukan dengan memperhatikan aspek keselamatan, keamanan, dan kenyamanan,” kata Djoko, Ahad (15/12).

Djoko menambahkan, dengan dibuka secara fungsional selama masa libur Natal dan Tahun Baru 2019/2020 saat musim hujan akan memberikan keuntungan bagi PT Jasa Marga (Persero) Tbk sebagai pengelolan tol tersebut.

Selama dibuka secara fungsional, lanjut Djoko, Jasa Marga dapat mempelajari perilaku pengguna tol. Begitu juga dapat memeriksa kondisi saluran air yang sudah terpasang di jalan tol tersebut.

“Ini apakah saat hujan, dapat menampung dan menyalurkan air hingga ke arah yang sudah dipasang dan tidak terjadi kebocoran atau sumbatan sepanjang saluran itu,” ujar Djoko.

Dia memperkirakan proses penyempurnaan dan merapikan tol tersebut akan memakan waktu sekitar satu sampai dua bulan ke depan. Hal tersebut menurutnya penting karena sepanjang perjalanan tidak ada gerbang menuju Tol Japek eksisting di bawahnya dan juga tempat peristirahatan.

Mulai hari ini (15/12) pukul 06.00 WIB, Tol Layang Japek mulai dibuka tanpa tarif. Corporate Communication and Community Development Group Head Jasa Marga Dwimawan Heru mengatakan, terdapat beberapa akses akses pengguna jalan untuk dapat melewati jalan tol layang terpanjang di Indonesia itu.

“Untuk arah Cikampek, pengguna jalan dapat melalui Jalan Tol Dalam Kota dari arah Halim atau Cawang dan masuk ke Jalan Tol Layang Japek melalui akses di kilometer 10 Jalan Tol Japek bawah,” kata Heru.

Sedangkan untuk pengguna jalan dari arah Tol JORR dan Jatiasih, kata Heru, pengguna jalan dapat masuk melalui akses kilometer 45 Jalan Tol JORR. Sementara untuk pengguna jalan dari arah Rorotan dapat menggunakan Tol Layang Japek di akses kilometer 46 Jalan Tol JORR.

Sementara untuk pengguna jalan yang menuju Jakarta dapat masuk di Karawang Barat. "Ini bisa melalui akses kilometer 48 Jalan Tol Japek bawah yang nantinya dapat keluar di Simpang Susun Cikunir kilometer 10 Jalan Tol Japek bawah arah Halim atua Cawang," jelas Heru.

Selanjutnya, kata dia, pengguna jalan dapat keluar ke Jalan Tol JORR arah Jatiasih dengan membayar tarif Jalan Tol JORR di Gerbang Tol Cikunir 6. Selain itu juga dapat keluar di Jalan Tol JORR arah Rorotan dengan membayar tarif Jalan Tol JORR di Gerbang Tol Cikunir 8. Rah

Baca Juga

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA