Sunday, 4 Zulhijjah 1443 / 03 July 2022

Aceh Dorong Pelaku UMKM Sertifikasi Halal Produk Mereka

Kamis 12 Dec 2019 23:46 WIB

Red: Nashih Nashrullah

Sertifikasi Halal.    (ilustrasi)

Sertifikasi Halal. (ilustrasi)

Foto: Republika/ Tahta Aidilla
Sertifikasi produk halal akan mendorong wisata halal.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDA ACEH— Pemerintah Aceh terus mendorong pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) memiliki sertifikat halal untuk produk dan usaha karena sejalan dengan penerapan syariat Islam dan pengembangan wisata halal di provinsi ujung barat Indonesia tersebut.

"Aceh sudah lama menerapkan syariat Islam dan Aceh kini menjadikan wisata halal sebagai prioritas karena itu, kami mendorong UMKM memiliki sertifikat halal usaha dan produk yang dihasilkan," kata Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Aceh Nova Iriansyah di Banda Aceh, Kamis (12/12).

Baca Juga

Pernyataan tersebut dikemukakan Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah usai menyerahkan secara simbolis sertifikat halal kepada 23 pelaku UMKM yang dipusatkan di Kantor Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh.

Nova Iriansyah mengatakan sertifikasi halal merupakan instrumen penting mendukung program wisata halal. Pemerintah Aceh gencar mengampanyekan wisata halal.

Plt Gubernur Aceh mengatakan sertifikasi halal menjadi perhatian penting, terutama untuk usaha kuliner. Usaha kuliner bagian tidak terpisahkan dari kegiatan pariwisata.

Sertifikasi halal merupakan jaminan wisatawan, terutama Muslim atau beragama Islam, untuk mendapatkan makanan dan minuman halal. “Makanan dan minuman merupakan kebutuhan dasar yang selalu dicari,” kata Nova. 

Namun, sebut Nova Iriansyah, banyak pelaku usaha makanan adalah sesuatu yang hanya berkaitan dengan cita rasa semata, sehingga menafikan jaminan halal. Padahal, halal merupakan suatu keharusan.

"Karena itu, kami terus mendorong pelaku UMKM melakukan sertifikasi halal produk dari usaha yang dihasilkan. Hal ini penting, selain mendukung pelaksanaan syariat Islam, juga menyokong program wisata halal di Aceh," kata Nova. 

 

 

 

 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA