Sunday, 14 Rabiul Akhir 1442 / 29 November 2020

Sunday, 14 Rabiul Akhir 1442 / 29 November 2020

Kuwait Tolak Gugatan Atas Hukuman Makan Saat Ramadhan

Kamis 12 Dec 2019 12:58 WIB

Rep: Kiki Sakinah/ Red: Ani Nursalikah

Kuwait Tolak Gugatan atas Hukuman Makan Saat Ramadhan. Foto ilustrasi suasana berbuka puasa.

Kuwait Tolak Gugatan atas Hukuman Makan Saat Ramadhan. Foto ilustrasi suasana berbuka puasa.

Foto: AP Photo/K.M. Chaudary
Di Kuwait, makan dan minum di tempat umum selama Ramadhan didenda 100 dinar.

REPUBLIKA.CO.ID, KUWAIT -- Mahkamah Konstitusi Kuwait menolak sebuah gugatan atas hukuman untuk makan dan minum di tempat umum selama bulan suci Ramadhan. Gugatan tersebut diajukan oleh seorang warga negara yang menuntut hukuman tersebut inkonstitusional. Di Kuwait, makan dan minum di tempat umum selama Ramadhan didenda hingga 100 dinar Kuwait atau satu bulan penjara.

Dalam putusannya, seperti dilansir di Kuwait Times, Kamis (12/12), pengadilan menekankan perlunya menunjukkan rasa hormat terhadap ritual keagamaan dan perasaan orang-orang yang berpuasa. Pengadilan juga menunjukkan perbedaan antara orang yang tidak berpuasa, yakni sesuatu yang merupakan urusan antara penyembahnya dengan Tuhan dan makan atau minum di tempat umum.

Sementara itu, dalam kasus yang berbeda, pengadilan juga menolak gugatan dari konstitusionalitas untuk memberikan akses kepada unit investigasi keuangan ke rekening bank individu dan memungkinan terjadinya pelanggaran kebebasan pribadi dalam kasus pencucian uang dan pendanaan terorisme.

Selain itu, pengadilan juga menolak gugatan yang diajukan oleh pengacara, yang menuntut kesetaraan antara warga negara pria dan wanita dalam mendapatkan pinjaman pernikahan. Dalam hal ini, pengadilan beralasan suami adalah pihak yang menanggung beban keuangan dalam pernikahan.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA