Thursday, 3 Rajab 1441 / 27 February 2020

Thursday, 3 Rajab 1441 / 27 February 2020

Tuchel: Mbappe Harus Ikuti Perintah Saya

Rabu 11 Dec 2019 08:15 WIB

Rep: Afrizal Rosikhul Ilmi/ Red: Endro Yuwanto

Kylian Mbappe

Kylian Mbappe

Foto: AP/Kamil Zihnioglu
Tuchel juga membalas kritik terhadap tim karena tak bermain sebagai satu kesatuan.

REPUBLIKA.CO.ID, PARIS -- Pelatih Paris Saint-Germain (PSG) Thomas Tuchel menegaskan Kylian Mbappe harus menghormati pilihannya selama pertandingan. Mbappe, pemain internasional Prancis, tampak kesal karena digantikan pada akhir laga saat PSG menang 3-1 di Montpellier pada lanjutan Ligue 1 Prancis, Sabtu (7/12).

Mbappe mencetak gol kedua PSG dan memberikan assist kepada Mauro Icardi untuk gol yang ketiga. Mbappe tampak kesal dan mengabaikan upaya Tuchel untuk berbicara dengannya saat ia meninggalkan lapangan.

"Kylian tidak terlalu sulit untuk dikelola," kata Tuchel dikutip dari ESPN, Rabu (11/12). "Namun, ya, dia memang memiliki mentalitas khusus. Itu normal dengan keadaan pikirannya, ambisinya, dan gelarnya. Dia selalu ingin menang dan tidak pernah suka meninggalkan lapangan."

Namun, Tuchel menegaskan Mbappe harus menerima apapun keputusan yang ia buat di lapangan. Ia juga meminta Mbappe agar menunjukkan rasa hormat, terutama demi menghargai perasaaan pemain yang menggantikannya.

Baca Juga

photo
Thomas Tuchel


"Kylian harus menerima, ini adalah keputusan saya. Dia harus menunjukkan rasa hormat kepada pemain yang menggantikannya. Saya tidak menanggapi reaksinya secara pribadi. Dia kecewa, tetapi itu dilupakan setelah beberapa saat karena rasa hormatnya terhadap Eric Maxim dan saya, itu bukan masalah besar," jelas Tuchel.

Tuchel juga membalas kritik terhadap tim karena tidak dapat bermain sebagai kesatuan yang kompak sejak Mbappe dan Neymar kembali. Namun, mantan bos Borussia Dortmund dan Mainz 05 itu percaya, PSG menemukan kembali semangatnya terutama saat pasangan bintang itu kembali.

"Tanpa Neymar dan Kylian, kami tidak memiliki kualitas luar biasa, kami benar-benar harus bermain bersama, sebagai tim, untuk menang," kata Tuchel. "Semua orang di ruang ganti yakin dengan apa yang mereka berdua bawa pada kami. Saya sedang menunggu langkah berikutnya untuk melawan Galatasaray. Kami harus bermain sebagai tim, itu sangat penting jika Anda ingin menang."

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA