Tuesday, 10 Rabiul Awwal 1442 / 27 October 2020

Tuesday, 10 Rabiul Awwal 1442 / 27 October 2020

Menhub dan Erick Thohir Bahas Kriteria Dirut Garuda Baru

Selasa 10 Dec 2019 14:21 WIB

Rep: Rahayu Subekti/ Red: Muhammad Hafil

Menteri BUMN, Erick Thohir (kanan) dan Menhub Budi Karya Sumadi (kiri).

Menteri BUMN, Erick Thohir (kanan) dan Menhub Budi Karya Sumadi (kiri).

Foto: Republika TV/Havid Al Vizki
Erick Thohir sudah menyampaikan ada calon direksi Garuda yang permanen.

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- Maskapai Garuda Indonesia saat ini belum memiliki direktur utama (dirut) tetap setelah Ari Askhara dicopot dari jabatannya. Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengaku sudah membahas kriteria pengganti dirut Garuda yang baru.

"Tinggal nanti kita tunjuk direksi yang permanen dan Pak Erick Thohir (Menteri BUMN) sudah sampaikan pada saya jika ada calon permanen nanti akan disampaikan ke kami," kata Budi di Hotel Merlyn Park, Jakarta, Selasa (10/12).

Budi menegaskan baik Kemenhub atau Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) akan sama-sama mengusulkan pengganti dirut Garuda Indonesia. Budi mengakui hal tersebut segera ditentukan setelah pembahasan kriteria selesai dilakukan.

Baca Juga

"Yang penting selain memiliki kompetensi di bidang teknis, punya integritas," ujar Budi.

Budi menjelaskn saat ini tahapan yang dilakukan Kementerian BUMN sudah tepat terkait direksi Garuda Indonesia. Saat ini baik direktur utama dan anggota direksi lainnya masih diisi oleh pelaksana tugas, kecuali Direktur Niaga dan Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko.

"Meskipun belum ada pengesahan, tapi mereka minta persetujuan pada kita. Orang yang jadi pelaksana tugas itu punya kapasitas," tutur Budi.

Sebelumnya, setelah pencopotan direktur utama, Dewan Komisaris Garuda Indonesia kemarin (9/12) resmi memutuskan memberhentikan sementara empat jabatan direksi pascapenyelundupan motor Harley Davidson dan sepeda Brompton di pesawat. Komisaris Utama Garuda Indonesia Sahala Lumban Gaol mengatakan hal tersebut sebagai tindak lanjut pertemuan Dewan Komisaris dengan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir sebagai Pemegang Saham Seri A Dwiwarna Garuda Indonesia.

"Dewan Komisaris Garuda Indonesia sesuai kewenangan dalam Anggaran Dasar Perseroan telah menerbitkan Surat Keputusan Dewan Komisaris Garuda Indonesia tentang Pemberhentian Sementara Waktu Anggota-Anggota Direksi Garuda Indonesia," kata Sahala dalam pernyataan tertulisnya, Senin (9/12).

Keempat direksi yang diberhentikan yaitu Direktur Operasi Garuda Indonesia Bambang Adisurya Angkasa, Direktur Kargo Dan Pengembangan Usaha Garuda Indonesia Mohammad lqbal, Direktur Teknik Dan Layanan Garuda Indonesia lwan Joeniarto, dan Direktur Human Capital Garuda Indonesia Heri Akhyar. 

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA