Rabu, 27 Jumadil Awwal 1441 / 22 Januari 2020

Rabu, 27 Jumadil Awwal 1441 / 22 Januari 2020

Sejak 2000, Kasus HIV-AIDS di Sukabumi Tercatat 1.551 Kasus

Selasa 10 Des 2019 07:08 WIB

Rep: Riga Nurul Iman/ Red: Teguh Firmansyah

HIV/AIDS (Ilustrasi)

HIV/AIDS (Ilustrasi)

Foto: Flickr
Pada Januari-November 2019 ini terjadi penambahan kasus baru sebanyak 155 kasus.

REPUBLIKA.CO.ID, SUKABUMI -- Jumlah kasus HIV-AIDS yang tercatat di Kota Sukabumi sejak 2000 hingga November 2019 mencapai sebanyak 1.551 kasus.

Baca Juga

Data tersebut bukan seluruhnya warga Kota Sukabumi, melainkan ada dari warga luar Sukabumi yang tercatat mendapatkan pelayanan di daerah tersebut.

"Dari data yang ada jumlah kasus HIV-AIDS kumulatif sejak 2000 hingga November 2019 sebanyak 1.551 kasus,’’ ujar Sekretaris Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kota Sukabumi Fifi Kusmajaya kepada Republika.co.id, Selasa (10/12).

Jumlah ini meningkat dibandingkan total kasus pada rentang 2000 hingga 2018 sebanyak 1.396 kasus HIV-AIDS.

Fifi mengungkapkan, pada Januari-November 2019 ini terjadi penambahan kasus baru sebanyak 155 kasus. Data ini menunjukan temuan kasus baru HIV-AIDS pada 2019 meningkat dibandingkan 2018 lalu yang hanya mencapai sebanyak 144 kasus.

Penyumbang kasus baru HIV-AIDS terbesar berasal dari lelaki seks lelaki (LSL) sebanyak 55 orang. Berikutnya pasangan beresiko tinggi (risti) sekitar 25 orang, pelanggan 10 orang, penasun 4 orang, wanita pekerja seksual (WPS) 4 orang dan lainnya 57 orang.

Bila dilihat dari sisi usia yang paling tinggi aalah usia 25-49 tahun yakni 82 orang dan 20-24 tahun 19 orang. Selain itu umur 50 tahun ke atas sebanyak 7 orang dan usia 15-19 tahun 4 orang, dan usia di bawah 4 tahun 2 orang.

Bertambahnya kasus baru HIV-AIDS ini disikapi KPA dan Pemkot Sukabumi dengan beragam cara. Misalnya Melakukan edukasi pencegahan HIV-AIDS ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Sukabumi pada Senin (9/12). 

’ Kami berupaya memutus mata rantai penyebaran HIV-AIDS yang harus dilakukan ke masyarakat,’’ ujar Ketua KPA Kota Sukabumi sekaligus Wali Kota Sukabumi Fahmi kepada wartawan, Senin (9/12). Hal ini disampaikan disela-sela peringatan hari AIDS se-dunia tahun 2019 di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Kota Sukabumi, Senin (9/12).

Menurut Fahmi, semua elemen masyarakat harus mendapakan informasi yang jelas agar terhindar dari HIV-AIDS. Termasuk warga binaan pemasyarakatan di Lapas Sukabumi.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA